“Dengan target 100 unit kendaraan yang diperiksa di dua terminal, kami berharap kegiatan ini dapat meningkatkan awareness para operator dan perusahaan angkutan terhadap kondisi teknis kendaraannya. Kendaraan dengan sistem pembakaran dan mesin yang terawat tidak hanya mendukung pengendalian emisi, tetapi juga berkontribusi terhadap efisiensi operasional dan keandalan angkutan peti kemas,” katanya.
Ahmad Basuni, salah satu pengemudi truk peti kemas yang mengikuti pengujian, menyambut positif pelaksanaan uji emisi tersebut. Pengemudi yang telah menjalankan profesinya selama sembilan tahun itu menilai proses pengujian berlangsung sederhana dan tidak mengganggu aktivitas operasional kendaraan.
“Proses uji emisinya mudah dan tidak membutuhkan waktu lama. Menurut saya kegiatan seperti ini bagus dan kalau bisa dilakukan secara rutin, karena kita sebagai pengemudi juga jadi tahu kondisi emisi kendaraan yang kita bawa,” ujar Ahmad.
Melalui program bertajuk “Merdeka dari Emisi” ini, PTP bersama Pelindo Regional 3 berupaya mendorong transformasi operasional logistik yang lebih rendah emisi. Inisiatif tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pengelolaan lingkungan di kawasan pelabuhan dan mewujudkan aktivitas logistik yang lebih efisien, aman, serta berkelanjutan.
(Anindita Trinoviana)