"Hal ini terjadi pertama kali dalam sejarah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Pertama kali harga pupuk dapat kita turunkan kepada rakyat. Tetapi pada saat yang bersamaan, harga turun tapi volume ketersediaan pupuk tambah untuk rakyat kita," ujar Prabowo.
"Sehingga rakyat kita sekarang mudah mendapatkan pupuk. Dan karena itulah produksi meningkat dan karena itulah juga kita lebih cepat swasembada pangan," imbuhnya.
Prabowo juga menyoroti kinerja PT Pupuk Indonesia. Ia mengklaim keuntungan perusahaan BUMN tersebut meningkat 252,8 persen meski harga pupuk diturunkan dan volume ketersediaannya ditambah.
"Ini adalah akibat kerja tim yang membantu saya, Menteri Pertanian dengan seluruh jajarannya, para penyuluh pertanian, didukung oleh banyak kementerian lain, didukung oleh Pemda, didukung oleh TNI dan Polri. Semuanya ini dengan semangat gotong royong kita telah mencapai suatu prestasi yang diakui oleh dunia," pungkas Prabowo.
(Taufik Fajar)