Jelang Merger BUMN Karya, Danantara Desak WIKA dan PT PP Benahi Keuangan

Rohman Wibowo, Jurnalis
Minggu 23 Agustus 2026 14:11 WIB
Danantara Indonesia mendorong PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) dan PT PP (Persero) Tbk untuk mempercepat proses restrukturisasi. (Foto :Okezone.com/Freepik)
Share :

JAKARTA – Badan Pengelola Investasi Danantara Indonesia mendorong PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) dan PT PP (Persero) Tbk untuk mempercepat proses restrukturisasi keuangan dan pembenahan kinerja secara menyeluruh.

Langkah penyehatan fundamental ini menjadi pijakan krusial guna mempersiapkan emiten konstruksi pelat merah tersebut dalam agenda penggabungan (merger) BUMN sektor karya.

Danantara Temui Bos WIKA

Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Indonesia Dony Oskaria menggelar pertemuan langsung dengan jajaran direksi PT Wijaya Karya guna mematangkan strategi restrukturisasi perseroan.

Dony menegaskan bahwa penyehatan korporasi harus diawali dengan transparansi neraca keuangan agar pemetaan kapasitas dan beban perusahaan dapat dilakukan secara konkret.

"Restrukturisasi perusahaan harus dimulai dari penataan laporan keuangan yang presisi dan sesuai kondisi nyata. Kami mengawal ketat agar pembenahan BUMN Karya seperti WIKA bisa optimal, tidak hanya di atas kertas, melainkan mencerminkan perbaikan perusahaan yang nyata," kata Dony, Minggu (23/8/2026).

Selain penataan akuntansi dan laporan keuangan, strategi penyehatan WIKA difokuskan pada optimalisasi pemanfaatan aset melalui skema divestasi. Pelepasan aset-aset potensial tersebut diarahkan untuk memangkas kewajiban utang perseroan secara terukur serta memperbaiki profil likuiditas sebelum penggabungan usaha dieksekusi.

Penuntasan kewajiban utang dan perbaikan arus kas dinilai menjadi prasyarat utama agar entitas hasil konsolidasi BUMN Karya nantinya memiliki struktur permodalan yang kokoh. Danantara memastikan setiap tahapan pembenahan WIKA berjalan terarah demi menopang keberlanjutan bisnis konstruksi nasional.

"Restrukturisasi WIKA juga akan mengoptimalkan pemanfaatan aset yang akan didivestasi guna mengurangi kewajiban utang perusahaan. Langkah ini penting agar struktur keuangan perseroan kembali sehat sehingga siap mendukung kelancaran merger BUMN Karya," ucap Dony.

Danantara Desak PT PP Percepat Restrukturisasi Keuangan

Danantara juga mendorong PT PP (Persero) Tbk untuk mempercepat penataan dan restrukturisasi kondisi keuangan secara tuntas.

Langkah penyehatan fundamental ini menjadi prasyarat krusial guna memuluskan agenda konsolidasi dan merger BUMN sektor karya agar memiliki postur bisnis yang sehat, efisien, serta berdaya saing tinggi.

Dony Oskaria menekankan bahwa peta jalan transformasi pada emiten konstruksi pelat merah tersebut harus dieksekusi secara menyeluruh dan tidak setengah-setengah.

Pembenahan neraca keuangan dipandang sebagai pijakan awal yang mutlak sebelum perseroan melangkah lebih jauh ke tahapan penggabungan usaha.

"Transformasi PT PP harus didorong secara menyeluruh dan tuntas melalui merger dan restrukturisasi. Proses ini diawali dengan penataan kondisi keuangan secara menyeluruh agar posisi perusahaan dapat dipetakan secara transparan," ujar Dony.

Dony menjelaskan, proses penataan finansial yang transparan akan memudahkan pemetaan kapasitas dan restrukturisasi lanjutan bagi PT PP. Skema merger antarentitas konstruksi negara ini diarahkan untuk membangun arsitektur bisnis yang lebih fokus sekaligus mengoptimalkan potensi lini bisnis utama perseroan di pasar infrastruktur nasional.

Agenda konsolidasi BUMN Karya ini dirancang untuk memangkas inefisiensi operasional dan menyelaraskan fokus garapan proyek di lingkungan BUMN. Danantara menargetkan hasil penggabungan usaha tersebut mampu menciptakan daya tahan korporasi yang tangguh dalam menghadapi tantangan industri jangka panjang.

"Merger menjadi langkah awal untuk memperkuat skala usaha, meningkatkan efisiensi, serta membangun struktur perusahaan yang lebih efektif sebelum dilanjutkan dengan proses restrukturisasi. Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperkuat fondasi perusahaan agar lebih sehat, efisien, berdaya saing, dan mampu tumbuh secara berkelanjutan," urai Dony.

(Feby Novalius)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya