Bulog Pasok 90 Ribu Ton Beras untuk Korban Bencana di NTT

Rohman Wibowo, Jurnalis
Senin 24 Agustus 2026 21:40 WIB
Pasokan Beras di NTT (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Perum Bulog menyiagakan pasokan beras sebanyak 93.782 ton untuk mendukung penanganan kondisi tanggap darurat bencana alam di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT). Akumulasi volume tersebut bersumber dari ketersediaan cadangan beras di wilayah NTT serta dukungan mobilisasi antardaerah dari sejumlah kantor wilayah Bulog terdekat.

Mengacu pada data per 22 Agustus 2026, stok fisik beras yang siap disalurkan di wilayah NTT tercatat mencapai 26.336 ton. Guna mempertebal cadangan pangan tersebut, Bulog menyiapkan skema movement nasional (Movenas) sebanyak 67.446 ton yang didatangkan dari Kantor Wilayah DKI Jakarta-Banten, Jawa Timur, Sulawesi Selatan-Sulawesi Barat, hingga Nusa Tenggara Barat.

Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani menekankan komitmen perseroan dalam menjalankan mandat pemerintah untuk menanggulangi situasi darurat bencana, terutama dalam memastikan keterjaminan pasokan pangan bagi masyarakat terdampak.

“Bulog menyiagakan stok beras sebanyak 93.782 ton untuk mendukung penanganan bencana di NTT. Stok tersebut berasal dari ketersediaan beras di wilayah NTT dan dukungan mobilisasi dari wilayah lain. Dalam situasi bencana, kecepatan dan ketepatan distribusi menjadi sangat penting agar kebutuhan pangan masyarakat dapat segera dipenuhi,” ujar Ahmad dalam keterangan resmi, Senin (24/8/2026).

Dengan realisasi penuh seluruh rencana mobilisasi antardaerah tersebut, total beras yang disiagakan untuk penanganan bencana di NTT secara keseluruhan mencapai 93.782 ton. Kesiapsiagaan cadangan ini disiapkan guna menjamin kebutuhan pangan warga terdampak sekaligus mengantisipasi potensi bencana lanjutan maupun perpanjangan status tanggap darurat.

Berdasarkan pemetaan Bulog, estimasi kebutuhan beras untuk masa tanggap darurat selama 14 hari pertama mencapai 1.890 ton guna menopang 150.576 korban terdampak. Untuk memitigasi kemungkinan perpanjangan masa tanggap darurat hingga 10 kali, Bulog mengalokasikan cadangan tambahan hingga 18.900 ton.

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya