Krakatau Steel Dorong Generasi Muda Pahami Peran Strategis Logistik sebagai Penggerak Ekonomi Nasional

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis
Selasa 25 Agustus 2026 17:00 WIB
Krakatau Steel Dorong Generasi Muda Pahami Peran Strategis Logistik sebagai Penggerak Ekonomi Nasional (Foto: Dokumentasi)
Share :

JAKARTA - PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS) mendorong peningkatan wawasan generasi muda mengenai peran strategis logistik dalam mendukung efisiensi dan daya saing ekonomi nasional.

Direktur Utama Krakatau Steel Akbar Djohan menjelaskan bahwa logistik tidak hanya berkaitan dengan perpindahan barang, tetapi menjadi bagian penting dari rantai pasok yang menciptakan nilai tambah dan turut menentukan harga produk serta jasa bagi masyarakat.

“Logistik bukan hanya soal bagaimana barang berpindah dari pabrik, gudang, hingga konsumen, tetapi bagaimana logistik memberikan value added dan menggerakkan perputaran ekonomi secara luas,” ujar Akbar dalam keterangannya, Jakarta, Selasa (25/8/2026).

Dia menambahkan, Krakatau Steel sebagai industri baja memiliki efek domino yang luas terhadap perekonomian karena melibatkan berbagai sektor pendukung, mulai dari transportasi, kepelabuhanan, vendor, hingga tenaga kerja, sehingga, penguatan ekosistem industri baja dan logistik menjadi bagian penting dalam mendorong industrialisasi serta menciptakan nilai tambah yang lebih besar di dalam negeri.

Dorong Efisiensi dan Keselamatan Rantai Pasok

Krakatau Steel Group juga terus mendorong efisiensi dan keselamatan dalam rantai distribusi, salah satunya melalui komitmen mendukung Zero Over Dimension Over Loading (ODOL) 2027, dengan memastikan pengangkutan produk menggunakan sarana transportasi sesuai kapasitas dan ketentuan yang berlaku. 

Selain itu, Krakatau Steel juga mengembangkan alternatif konektivitas logistik melalui layanan Ro-Ro Vessel dari Pelabuhan Cigading menuju Pelabuhan Panjang, Bandar Lampung. Layanan tersebut menjadi bagian dari upaya mengoptimalkan rantai distribusi dengan potensi efisiensi sekitar 10-12 persen.

 

Bangun Budaya Produktif dan Efisien

Akbar juga mengajak generasi muda membangun budaya produktivitas dan efisiensi sejak dini, termasuk dalam mengelola waktu dan mengambil keputusan.

“Jangan sia-siakan waktu secara percuma. Setiap effort yang dikeluarkan harus sebanding dengan hasil yang diperoleh,” pesannya.
 

(Dani Jumadil Akhir)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya