Asosiasi Maskapai Penerbangan Nasional (INACA) berharap penanganan karhutla di seluruh wilayah Indonesia dapat dipercepat sehingga dampaknya bisa diminimalkan.
“Kami berterima kasih kepada Pemerintah yang saat ini telah bergerak cepat menangani karhutla yang terjadi di seluruh wilayah Indonesia, baik di Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, hingga Papua. Penanganan ini perlu dipercepat dengan kerja sama semua pihak agar tidak berdampak pada konektivitas angkutan udara dan perekonomian nasional,” ujar Ketua Umum INACA, Denon Prawiraatmadja.
Menurut Denon, dampak karhutla tidak hanya dirasakan pada operasional penerbangan, tetapi juga oleh penumpang.
“Asap yang pekat tentu akan mengganggu kesehatan penumpang, terutama saat menuju, berada di dalam, dan saat keluar dari bandara. Penumpang juga akan terganggu kepentingannya jika terjadi keterlambatan penerbangan,” lanjutnya.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal INACA Bayu Sutanto mengatakan sejumlah gangguan penerbangan terjadi selama Agustus 2026 akibat dampak karhutla.