Sementara itu, Chief Executive Officer VKTR Anindra Ardiansyah Bakrie mengatakan dukungan DIM menjadi momentum bagi perusahaan untuk memasuki fase pertumbuhan berikutnya.
Menurut Anindra, kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperkuat pengembangan solusi mobilitas listrik di Indonesia dan membangun industri kendaraan listrik komersial yang lebih mandiri.
"Ini merupakan momentum penting dalam membuka babak baru bagi solusi mobilitas listrik di Indonesia, di mana dampak yang lebih besar dapat dicapai ketika berbagai kekuatan yang saling melengkapi diarahkan pada tujuan nasional yang sama," kata Anindra.
Adapun realisasi potensi investasi masih bergantung pada hasil uji tuntas serta pembahasan dan penandatanganan perjanjian definitif antara DIM dan VKTR.
Berdasarkan indikasi awal yang tercantum dalam term sheet, potensi penyediaan pendanaan dilakukan dalam jumlah pokok indikatif sebanyak-banyaknya Rp2 triliun.
(Dani Jumadil Akhir)