JAKARTA - Sejumlah masukan dan keluhan nasabah menjadi perhatian PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) dalam momentum Hari Pelanggan Nasional (Harpelnas) 2026. Perseroan menyebut masukan tersebut menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki kualitas layanan, baik di kantor cabang maupun melalui kanal digital.
Direktur Utama BTN Nixon L.P. Napitupulu bersama Direktur Human Capital and Compliance BTN Eko Waluyo berdialog langsung dengan nasabah di Kantor Cabang BTN Jakarta Kuningan. Dirinya mendengar pengalaman, kebutuhan, serta keluhan nasabah.
Menurutnya, interaksi langsung dengan nasabah diperlukan untuk mengetahui layanan yang masih dirasakan menyulitkan dan aspek yang perlu diperbaiki oleh bank.
“Think Customer berarti setiap keputusan yang kami ambil harus dimulai dengan memahami apa yang dibutuhkan nasabah. Karena itu, kami tidak cukup hanya menyediakan produk dan layanan. Kami harus mendengar langsung apa yang sudah baik, apa yang masih menyulitkan, dan apa yang harus BTN perbaiki agar pengalaman nasabah semakin baik,” ujar Nixon, Jumat (4/9/2026).
Menurut Nixon, kebutuhan dan ekspektasi masyarakat terhadap layanan perbankan terus berkembang. Karena itu, masukan dari nasabah diperlukan sebagai bagian dari evaluasi layanan BTN.
“Pada akhirnya, nasabah yang menentukan apakah sebuah layanan benar-benar memberikan manfaat. Karena itu, tugas kami adalah terus mendengar, terus berbenah, dan terus hadir lebih dekat,” katanya.
BTN menyatakan evaluasi layanan mencakup berbagai titik interaksi dengan nasabah, mulai dari pelayanan di kantor cabang hingga kanal digital. Masukan nasabah juga menjadi bagian dari upaya perseroan untuk menyesuaikan layanan dengan kebutuhan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Nixon menyampaikan apresiasi kepada nasabah yang telah memberikan masukan dan kepercayaan kepada BTN.
“Terima kasih kepada seluruh nasabah yang telah memberikan kepercayaan kepada BTN. Kepercayaan itulah yang mendorong kami untuk terus memberikan pelayanan yang lebih baik,” pungkas Nixon.
(Feby Novalius)