Pengelolaan air limpasan tambang juga dilakukan melalui kolam-kolam pengendapan.
Hydrology Strategic Compliance Superintendent Harita Nickel Muhammad Sofyan, mengatakan perusahaan memiliki puluhan kolam pengendapan yang dipantau secara rutin.
Pemeriksaan dilakukan setiap hari, antara lain terhadap tingkat keasaman (pH), total suspended solids (TSS), kejernihan, serta parameter kualitas air limpasan sesuai standar lingkungan.
"Pembangunan kolam-kolam pengendapan ini menelan biaya sekitar Rp25 miliar," ucap Sofyan saat memantau kolam pengendapan di kawasan tambang bersama beberapa Media termasuk Okezone.
(Taufik Fajar)