Dengan demikian, kepemilikan ADHI di sektor yang berada di luar fokus utama perseroan berpotensi masuk dalam agenda streamlining. Termasuk di dalamnya portofolio jalan tol maupun bisnis di sektor air yang dinilai tidak sejalan dengan arah back to core.
Perseroan menargetkan setidaknya tiga anak perusahaan dapat didivestasi pada 2026, sementara penataan terhadap entitas lainnya akan dilanjutkan dan ditargetkan selesai paling lambat pada 2027.
Hasil dari aksi divestasi tersebut nantinya menjadi salah satu bagian dari upaya restrukturisasi perseroan, sekaligus mendukung langkah ADHI untuk kembali memusatkan bisnisnya pada kompetensi inti sebagai perusahaan kontraktor.
(Feby Novalius)