7 Fakta Utang Whoosh: Cicilan Rp1 Triliun per Tahun, Tenor 80 Tahun

Feby Novalius, Jurnalis
Senin 14 September 2026 05:08 WIB
Pemerintah mengungkap skema baru pembayaran kewajiban utang proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (Whoosh). (Foto: Okezone.com/Whoosh)
Share :

“Ternyata cicilannya enggak gede-gede amat, seharusnya sih satu SMV aja, satu SMV cukup,” kata Purbaya.

5. Saham BUMN di KCIC dialihkan ke Kementerian Keuangan

Selain restrukturisasi utang, pemerintah juga mengambil alih kepemilikan saham konsorsium BUMN di PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC).

PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI) sebelumnya memegang 60 persen saham KCIC. Konsorsium tersebut terdiri atas PT Kereta Api Indonesia (Persero), PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, PT Jasa Marga (Persero) Tbk, dan PT Perkebunan Nusantara VIII.

Sementara itu, 40 persen saham KCIC dimiliki oleh konsorsium asal China melalui Beijing Yawan HSR Co. Ltd.

Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria mengatakan saham PSBI akan dialihkan dan dihibahkan kepada Kementerian Keuangan.

“Iya (tidak diperlukan lagi), konsorsium kita kan. Iya, betul, dialihkan, dihibahkan,” kata Dony di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (18/8/2026).

6. Pemerintah masih membuka peluang perpanjangan Whoosh

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya