Perusahaan negara ini merupakan satu-satunya produsen aluminium primer Indonesia dengan emisi karbon rendah yang proses peleburannya ditopang oleh energi listrik berbasis tenaga air.
Karakteristik tersebut menjadi fondasi bagi perusahaan dalam mengembangkan produk aluminium dengan jejak karbon lebih rendah dibandingkan produksi yang bergantung pada sumber listrik berbasis energi fosil.
Kepala Grup Komersial dan Manajemen Rantai Pasok Inalum Jevi Amri mengatakan Sertifikasi Low Carbon Aluminium juga menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam merespons perubahan kebutuhan pelanggan dan memperkuat posisi produk perusahaan di pasar global.
"Bagi kami, low carbon alumunium bukan hanya tentang proses produksi yang lebih rendah emisi, tetapi juga bagaimana keunggulan tersebut dapat menjawab kebutuhan pelanggan dan menciptakan peluang pasar baru," ucapnya.
(Taufik Fajar)