JAKARTA - Penutupan total Bandara Soekarno-Hatta akibat sebaran abu vulkanik dari aktivitas Anak Krakatau beberapa waktu lalu menjadi peristiwa yang belum pernah terjadi dalam operasional bandara terbesar di Indonesia tersebut.
Direktur Operasi PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) Agus Haryadi mengatakan sepanjang pengalamannya bekerja di Bandara Soekarno-Hatta sejak 1992, belum pernah terjadi penutupan bandara secara keseluruhan.
“Sepanjang yang saya tahu, saya bekerja di Soekarno-Hatta dari tahun 92, artinya sudah 35 tahun, belum pernah mengalami penutupan bandara secara total,” ujarnya dalam acara bersama Kementerian Perhubungan di Bandung, dikutip Jumat (2/10/2026).
Agus mengatakan saat pandemi Covid-19 melanda selama kurang lebih tiga tahun, Bandara Soekarno-Hatta juga tidak mengalami penutupan total. Saat itu, hanya dilakukan pembatasan mobilitas untuk meminimalkan penyebaran virus sehingga bandara tetap beroperasi melayani masyarakat.
“Covid pun tidak tutup. Status bandara itu open. Kalau ini benar-benar close,” katanya.