JAKARTA - Danantara Indonesia mengganti Darmawan Prasodjo dari jabatan Direktur Utama PLN sebagai bagian dari penguatan manajemen dan peningkatan kualitas layanan kelistrikan. Danantara Indonesia mengakui gangguan pasokan listrik di Batam pada 12 Oktober 2026 menjadi sorotan di tengah penyegaran manajemen PT PLN (Persero). Melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada Rabu (14/10/2026), Danantara
Berikut fakta-fakta Dirut PLN Diganti dirangkum Okezone, Sabtu (17/10/2026).
Chief Operating Officer Danantara Indonesia Dony Oskaria mengatakan bahwa penguatan PLN Group menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendorong transformasi berkelanjutan dan memastikan masyarakat merasakan peningkatan kualitas layanan kelistrikan.
“Pelayanan kepada masyarakat menjadi prioritas kami dalam penguatan PLN Group. Melalui penyegaran manajemen ini, kami ingin memastikan masyarakat dapat merasakan peningkatan kualitas layanan, mulai dari keandalan pasokan hingga respons terhadap kebutuhan pelanggan,” ujar Dony dalam keterangan resmi.