“Yang belum ada KDKMP seperti biasa, tetap di kelurahan masing-masing. Contoh umpamanya ada di Sulawesi, di Kalimantan, di Papua khususnya yang masih terbatas KDKMP, tetap kembali seperti rutinitas penyaluran pangan seperti bulan-bulan yang terdahulu,” ujar Rizal.
Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengatakan pemerintah memperpanjang program bantuan pangan beras hingga akhir 2026 atas arahan Presiden Prabowo Subianto. Program tersebut menyasar 33,2 juta penerima dari kelompok masyarakat desil 1 hingga desil 4, dengan total alokasi beras sekitar 1 juta ton.
Zulkifli menjelaskan, pemerintah masih menyelesaikan administrasi dan memeriksa kembali data penerima manfaat sebelum menyalurkan bantuan melalui Kopdes Merah Putih.
“Sampai akhir tahun, atas perintah Presiden diperpanjang lagi, yang beras untuk bantuan pangan desil 1 desil 4, rakyat yang saudara kita yang tidak mampu membeli, dikasih gratis. Itu jumlahnya 33,2 juta, sebanyak 1 juta ton. Nah kalau ini sudah selesai administrasinya nanti dibaginya di kopdes-kopdes ini,” kata Zulkifli.
Ia menambahkan, pemerintah perlu memeriksa kembali data 33,2 juta calon penerima agar penyaluran bantuan pangan tepat sasaran.
(Feby Novalius)