InJourney Perluas Pasar Pariwisata Lewat Kerja Sama B2B

Feby Novalius, Jurnalis
Minggu 18 Oktober 2026 16:03 WIB
PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney memperluas kemitraan bisnis untuk meningkatkan jangkauan pemasaran dan distribusi layanan pariwisata Indonesia. (Foto: Okezone.com/Kemenpar)
Share :

JAKARTA – PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney memperluas kemitraan bisnis untuk meningkatkan jangkauan pemasaran dan distribusi layanan pariwisata Indonesia ke pasar domestik maupun internasional. Upaya tersebut dilakukan melalui penjajakan kerja sama dengan pelaku industri dalam Jakarta Wonderful Indonesia Tourism Fair (JWITF) 2026 di JIExpo, Kemayoran, Jakarta, pada 15–17 Oktober 2026.

Direktur Komersial InJourney Veronica H. Sisilia mengatakan, kemitraan business-to-business (B2B) menjadi salah satu strategi perusahaan untuk menghubungkan destinasi dan layanan pariwisata dengan jaringan distribusi serta pasar potensial.

“Melalui JWITF 2026, kami membuka kerja sama yang lebih luas dengan pelaku industri. Kami ingin pertemuan ini menghasilkan peluang yang dapat ditindaklanjuti menjadi kerja sama distribusi, penjualan, dan kolaborasi komersial yang berkelanjutan,” ujar Veronica, Minggu(18/10/2026).

Menurut dia, penjajakan kerja sama menyasar agen perjalanan, operator tur, pengelola perjalanan korporasi, serta pelaku industri meetings, incentives, conventions, and exhibitions (MICE). Kerja sama tersebut diharapkan dapat memperluas saluran pemasaran sekaligus membuka akses ke segmen wisatawan baru.

InJourney menawarkan potensi kolaborasi dari berbagai lini usaha, mulai dari destinasi wisata dan kawasan pariwisata hingga perhotelan serta layanan pendukung aviasi. Portofolio tersebut dapat dimanfaatkan mitra untuk mengembangkan paket perjalanan dan penawaran komersial sesuai kebutuhan pasar.

Di sektor perhotelan, perusahaan menjajaki kerja sama komersial dengan mitra perjalanan melalui skema yang disesuaikan dengan kebutuhan pasar. Sementara itu, pengelolaan destinasi wisata membuka peluang pengembangan paket perjalanan berbasis budaya dan pengalaman wisata Indonesia.

Selain itu, layanan pendukung aviasi dan pengadaan produk juga menjadi bagian dari peluang kerja sama antarpelaku usaha. Cakupan tersebut memungkinkan kemitraan menjangkau berbagai kebutuhan dalam rantai bisnis pariwisata.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya