“Termasuk di G20, pertumbuhan ekonomi kita 5,45 persen, sedangkan rata-rata dunia 3 persen. Kemudian, inflasi kita juga masih sekitar 3 persen, jauh lebih rendah dibandingkan dengan berbagai negara lain. Cadangan devisa kita juga relatif kuat untuk lima bulan impor. Indonesia percaya diri,” jelasnya.
Airlangga menambahkan, MSCI bukan satu-satunya penyedia indeks yang menjadi acuan investor global dalam menilai pasar modal suatu negara. Masih terdapat lembaga lain, seperti FTSE Russell, yang memiliki metodologi dan hasil penilaian berbeda.
“Kita percaya diri saja dengan tata kelola yang sedang disiapkan. Indonesia tidak bergantung hanya pada satu pemeringkat saja,” tegas Airlangga.
(Feby Novalius)