Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

"Nggak Ada Istilah Bensin Miskin!"

Yuni Astutik , Jurnalis-Selasa, 05 April 2011 |14:47 WIB
Nggak Ada Istilah Bensin Miskin!"" />
Ari Soemarno. Foto: Koran SI

DEPOK - Mantan Direktur Utama Pertamina Ari Sumarno menegaskan tidak ada istilah bensin untuk orang miskin. Menurutnya, semua orang yang menggunakan kendaraan bermotor adalah orang mampu.

Ini diungkapkannya saat ditemui seusai Seminar bertema Belajar dari Pelaksanaan Program Konversi Minyak Tanah ke LPG 3 Kg Demi Suksesnya Program Nasional Pembatasan BBM Bersubsidi, di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, Depok, Selasa (5/4/2011).

"Mana ada bensin untuk orang miskin. Anda semua kan juga bukan orang miskin yang pakai motor atau mobil," tandasnya singkat.

Dirinya menyatakan, apabila memang bensin miskin itu diberlakukan maka akan sangat merepotkan. karena untuk merealisasikan program tersebut, tidak ada dasar hukum pasti yang mendasarinya.

"Bensin miskin supaya malu beli pertamax, itu kan kesadaran sendiri-sendiri saja. Ada tidak perangkat hukumnya, itu kan repotnya," pungkasnya.

Seperti diketahui, Menteri ESDM Darwin Zahedy Saleh sempat menyatakan bahwa nama BBM Premium itu lebih baik diganti menjadi "Bensin Miskin". Hal ini dimaksudkan untuk menyadarkan konsumen BBM yang mampu membeli pertamax. Namun ternyata masih saja membeli BBM bersubsidi dari pemerintah.

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement