Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

MNC Bangun Hotel Bintang 6 di Kebon Sirih

Nur Januarita Benu , Jurnalis-Selasa, 28 Mei 2013 |13:48 WIB
MNC Bangun Hotel Bintang 6 di Kebon Sirih
Ground breaking Gedung MNC Media Tower di Kebon Sirih (Foto: Nur Januarita/Okezone)
A
A
A

JAKARTA - PT MNC Land Tbk (KPIG) memulai pembangunan proyek Gedung MNC Media Tower setinggi 57 lantai di Kebon Sirih, Jakarta Pusat. Gedung ini akan difungsikan sebagai perkantoran dan hotel bintang enam.

Hotel bintang enam tersebut akan menempati separuh lantai atas Gedung MNC Media Tower dan dioperatori oleh Park Hyatt. Rencananya hotel tersebut akan memiliki 250 unit kamar dan saat ini tengah dalam tahap perencanaan desain. Keseluruhan proyek ini direncanakan rampung pada kuartal IV-2015.

"Kehadiran hotel bintang enam dan MNC Media Tower di kawasan ini tentunya akan sangat baik dan juga menguntungkan bagi sekelilingnya. Aktivitas ekonomi akan semakin banyak dan harga tanah di sekitar sini (Kebon Sirih) juga akan terus naik, sekarang saja sudah cukup tinggi harganya," kata CEO MNC Group Hary Tanoesoedibjo, usai ground breaking Gedung MNC Media Tower, di Jakarta, Selasa (28/5/2013).

Dia pun optimistis pada prospek gedung dan hotel tersebut. Dengan hadirnya hotel dan Gedung MNC Media Tower ini akan melengkapi pengembangan kompleks media center terbesar milik MNC Group dan digadang-gadang akan menjadi news center terbesar di Indonesia.

"Secara umum dilihat dari prospek Kota Jakarta kian banyak menarik pengunjung baik dari luar kota maupun luar negeri. Selain itu rekanan dan tamu kita juga banyak, sehingga hotel ini sangat berguna nantinya," ujar pria yang akrab disapa HT ini.

Direktur MNC Land Daniel Yuwono menambahkan, kehadiran hotel bintang enam tersebut sangat tepat melihat pasar untuk hotel berbintang di Jakarta menunjukkan tingkat okupansi yang tinggi. Selain itu, berdasarkan lokasi, kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat termasuk area primer di Jakarta.

"Dilihat dari perkembangan ekonomi Indonesia terus berkembang maju dan gaya hidup penduduknya kian modern, sehingga pasar untuk hotel bintang enam itu pasti ada," sebut Daniel.

Dia menyebut, keseluruhan proyek ini menelan investasi sekira Rp1,3 triliun. Biaya tersebut di luar pemasangan furnitur hotel yang diperkirakan mencapai Rp400 miliar.

(Nur Januarita Benu)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement