Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Perusahaan Tommy Winata Kembali Disuspensi BEI

Widi Agustian , Jurnalis-Selasa, 04 Juni 2013 |11:03 WIB
Perusahaan Tommy Winata Kembali Disuspensi BEI
Ilustrasi. (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Kendati sempat dibuka kembali, perdagangan saham PT Danayasa Arthatama Tbk (SCBD) kembali dihentikan (suspensi) oleh Bursa Efek Indonesia (BEI).

Kadiv Perdagangan Saham BEI Andre PJ Toelle menjelaskan, suspensi tersebut dilakukan seiring kenaikan harga kumulatif saham tersebut mulai sesi I hari ini, Selasa 4 Juni. Saham SCBD sudah mengalami kenaikan sebesar 236,11 persen, atau Rp2.125 dari harga penutupan Rp900 pada 21 Mei 2013 menjadi Rp3.025 pada 3 Juni.

"BEI melakukan penghentian sementara perdagangan saham SCBD di pasar reguler dan pasar tunai," jelas dia dalam keterangan tertulisnya, Selasa (4/6/2013).

Sebagai gambaran, SCBD merupakan perusahaan milik Tomy Winata, pengusaha sektor properti dan infrastruktur. Melalui PT Jakarta Internasional Hotels and Development Tbk (JIHD) Tomy memiliki Hotel Borobudur, dan melalui anak perusahaannya, yaitu PT Danayasa Arhatama Tbk (SCBD), Tomy memiliki Kawasan Business District yang pertama dan terbaik di Indonesia, yaitu Sudirman Central Business District (SDBD) seluas 45 hektare yang terletak di jantung Jakarta.

Salah satu ikon SCBD adalah keberadaan Gedung Indonesia Stock Exchange, yang merupakan pusat pasar modal Indonesia. Pembangunan The Signature Tower setinggi 111 lantai akan mencapai ketinggian 638 meter dan menjadi gedung tertinggi ke lima di dunia.

Pembangunan The Signature Tower ini adalah untuk menunjukkan pada dunia bahwa Indonesia. Tommy memiliki visi bahwa kawasan SCBD akan menjadi "Manhattan of Indonesia".

Suspensi TRIL

Selain itu, BEI juga melakukan suspensi atas saham PT Triwira Insanlestari Tbk (TRIL) lantaran mengalami kenaikan harga yang signifikan. Harga saham TRIL naik Rp67 atau 117,54 persen, dari harga penutupan Rp57 pada 23 Mei 2013 menjadi Rp124 pada 3 Juni.

(Widi Agustian)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement