Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Marak Sentimen, Rupiah Sepekan Bergerak Positif

Rizkie Fauzian , Jurnalis-Minggu, 30 Maret 2014 |19:35 WIB
Marak Sentimen, Rupiah Sepekan Bergerak Positif
Ilustrasi (Foto:Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kembali positif sepanjang pekan kemarin. Rupiah mampu kembali mengalami kenaikan pasca banyaknya sentimen baik dari dalam maupun luar negeri.

Dalam risetnya, Kepala Riset Trust Securities Reza Priyambada mengatakan Rupiah mampu menguat setelah dirilisnya penurunan indeks manufaktur China karena memanfaatkan terapresiasinya Yuan setelah salah satu pejabat memberikan komentarnya terkait kemungkinan pelonggaran moneter untuk mengantisipasi perlambatan ekonomi China.

"Di sisi lain, sentimen positif juga datang dari respon terhadap kesiapan Pemerintah dan BI dalam menghadapi kebijakan moneter The Fed," jelasnya dalam riset, Minggu (30/3/2014).

Selain itu, menguatnya beberapa mata uang emerging market yang terimbas terapresiasinya Yuan meski ekonomi China dinilai masih dalam perlambatan, memberikan sentimen positif bagi penguatan lanjutan Rupiah.

Padahal, menurut Reza mata uang Yuan sempat melemah karena sentimen tersebut namun, dapat terangkat meski tipis setelah PboC menaikkan reference rate Yuan.

Terapresiasinya Rupiah juga didukung kenaikan Rupee seiring harapan positif Pemilu dan kenaikan poundsterling setelah BoE memberi sinyal potensi kenakan suku bunga.

"Laju Rupiah juga sempat berbalik melemah seiring melemahnya nilai tukar Euro sehingga dimanfaatkan terapresiasinya USD. Pelemahan laju Euro seiring dengan masih adanya indikasi perlambatan data-data ekonomi," tambahnya

Laju Rupiah pekan depan akan ditentukan oleh rilis data-data ekonomi dalam negeri dan perkembangan rilis data-data ekonomi beberapa wilayah lainnya sehingga diharapkan masih dapat mempertahankan apresiasinya. "Rupiah masih di atas target support Rp11.450, dengan kisaran Rp11.443-Rp11.325 menurut kurs tengah BI," ungkap Reza.

(Rizkie Fauzian)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement