“Dari 70 persen itu, sepenuhnya saya serahkan kepada Annisa, baik untuk ditabung, keperluan sekolah maupun keperluan dia sendiri. Saya memberikan kebebasan kepadanya,” ujarnya.
Kepercayaan inilah yang membuat Annisa nyaman dan menikmati jualan online di Bukalapak. Apalagi, keasyikan berjualan online ini tak lantas membuat sekolahnya berantakan. Bahkan guru-gurunya sudah mengetahui dan memberikan dukungan positif bagi Annisa.
“Sayangnya, belum ada guru-guru saya yang membeli barang yang saya jual secara online. Tapi, saya tidak menyerah dan terus berupaya membesarkan toko online yang saya rintis bersama mama,” ujar Annisa.
Adanya keterikatan dan tekad yang sama membesarkan toko online fashion ini, membuat Indra dan istri bertekad akan memperbanyak produk dan variasinya. Tak hanya produk fashion, mereka juga mulai menambah koleksi untuk produk-produk para penghobi touring dan bikers. Bahkan, mereka juga akan segera merealisasikan membuat produk dengan brand tersendiri.
“Kami targetkan selesai tahun ini sehingga kami bisa segera membuka toko dan membuat sistem stok barang. Semua ini demi memberikan layanan yang lebih baik kepada pelanggan kami,” pungkas Indra.
(Widi Agustian)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.