Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Rizal Ramli Belajar Jurus Rajawali Kepret dari Komik Silat

Danang Sugianto , Jurnalis-Kamis, 14 Januari 2016 |00:17 WIB
Rizal Ramli Belajar Jurus Rajawali Kepret dari Komik Silat
Menko Bidang Maritim Rizal Ramli. (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Sejak menjabat menjadi Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Sumber Daya, Rizal Ramli memang kerap menarik perhatian. Aksi-aksi tegasnya tersebut dibalut dengan nama jurus yang unik, yakni 'Jurus Rajawali'.

Dari situlah pria kelahiran Padang, Sumatera Barat, 10 Desember 1954 ini dijuluki Pendekar Rajawali. Rizal mengaku, sebenarnya asal usul idenya menamai jurus-jurusnya itu berasal dari khayalannya sewaktu kecil. Rizal yang mempunyai hobi membaca sejak kecil, sering kali membaca cerita-cerita silat seperti komik Kho Ping Ho.

"Saya sering baca cerita silat, di dunia silat jurus rajawali itu banyak banget," ungkap Rizal kepada Okezone beberapa waktu yang lalu.

Dia mengaku punya banyak sekali koleksi komik silat yang dia kumpulkan sejak kecil. Hampir disetiap ada waktu luang, dia habiskan untuk membaca komik. Bahkan dia membaca komik setiap pagi ketika dia berjalan kaki menuju sekolahnya.

"Terkadang sampai nabrak orang di jalan. Sudah sampai di sekolah, karena muridnya banyak saya cari tempat duduk paling belakang. Itu supaya saya bisa baca cerita silat terus. Nanti kalau pelajarannya menarik baru saya pindah duduk di depan," kisahnya.

Dari situlah Rizal selalu terobsesi dengan sosok pendekar. Akhirnya cita-citanya menjadi seorang pendekar pun tercapai. Saat ini dia merasa menjadi seorang pendekar memerangi penjahat-penjahat yang melakukan tindak KKN yang menggerogoti negara.

Ada dua jurus yang dia pakai untuk melawan penjahat-penjahat tersebut. Pertama adalah jurus Rajawali Kepret. Jurus ini merupakan sebuah pergerakan revolusi mental untuk menggertak para oknum yang mencari keuntungan di atas kesengsaraan rakyat.

"Supaya orang pada berubah. Karena kalau enggak, kelakuan KKN akan berlanjut terus. Jadi kadang-kadang perlu gaduh, tapi gaduh dalam tanda kutip. Artinya seperti punya sawah banyak tikus. Kalau kita tidak bikin gaduh, tikusnya pesta pora, panennya gagal. Kalau kita mau panen bagus kita bikin heboh dikit supaya tikusnya kabur. Nah di Indonesia ini tikusnya banyak banget, yang begini musti kita kepret," katanya.

Jurus Rajawali Kepret ini memang sangat mencuat di banyak media masa. Namun sebenarnya ada satu jurus lagi yang dimilikinya, yakni Rajawali Bangkit. Jurus ini digunakannya untuk menumbuh kembangkan kesejahteraan rakyat dengan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan melalui revitalisasi aset negara.

"Memang kurang seksi topik ini dibanding Rajawali Kepret, tapi dampaknya besar sekali. Seperti pariwisata, nelayan supaya hidupnya lebih baik itu melalui Rajawali Bangkit. Jadi ada dua tangan Rizal Ramli, satu tangan kiri buat ngepret yang ngaco-ngaco. Yang kedua tangan kanan untuk membawa Indonesia bangkit," pungkasnya.

(Martin Bagya Kertiyasa)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement