Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Idealnya Penambahan Anggaran FLPP Rp60 Triliun per Tahun

Dhera Arizona Pratiwi , Jurnalis-Kamis, 21 Januari 2016 |09:46 WIB
Idealnya Penambahan Anggaran FLPP Rp60 Triliun per Tahun
(Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Ketua Umum DPP Asosiasi Pengembang Perumahan dan Pemukiman Seluruh Indonesia (Apersi) Eddy Ganefo memandang anggaran Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) idealnya mencapai Rp60 triliun per tahun.

"FLPP itu idealnya Rp60 triliun setahun," ujarnya di Jakarta, Rabu (20/1/2016).

Dengan anggaran ideal FLPP sebesar Rp60 triliun tersebut, papar dia, maka mampu membangun sebanyak 500 ribu unit rumah.

Oleh sebab itu, Apersi menginginkan pemerintah agar terus memperjuangkan dengan cara menambah anggaran FLPP. Bila terjadi, tutur dia, program pemerintah melalui Program Sejuta Rumah guna mengentaskan backlog akan tercapai.

"Perjuangkan lagi anggaran FLPP dan kembalikan ruh program ini jadi program mengentaskan backlog. Artinya progres hunian atau KPR atau proyek perumahan yang dibiayai pemerintah," pungkasnya.

Sekadar informasi, sejak pertengahan tahun lalu program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) telah berakhir karena dana yang tersedia sebesar Rp5,1 triliun sudah habis. Namun, pemerintah menyediakan opsi lain bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) untuk memiliki rumah melalui program Subsidi Selisih Bunga (SSB) yang difasilitasi oleh perbankan selain PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN).

(dhe)

(Rani Hardjanti)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement