Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

IHSG 4.804, Menguat Selepas Paket Kebijakan XI Diluncurkan

Raisa Adila , Jurnalis-Rabu, 30 Maret 2016 |09:13 WIB
IHSG 4.804, Menguat Selepas Paket Kebijakan XI Diluncurkan
Ilustrasi : Okezone
A
A
A

JAKARTA - Bursa saham Indonesia hari kembali menghijau setelah Paket Kebijakan Ekonomi XI diluncurkan. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 22,74 poin atau 0,5 persen ke 4.804,04.

Pagi ini, 87 saham menguat, 10 saham melemah, dan 45 saham stagnan. Membuka perdagangan, telah terjadi transaksi sebesar Rp98,02 miliar dari 59,24 juta lembar saham diperdagangkan.

Indeks LQ45 naik 4,69 poin atau 0,6 persen menjadi 834, Jakarta Islamic Index (JII) naik 4,72 poin atau 0,7 persen menjadi 649,72, indeks IDX30 naik 2,44 poin menjadi 440,31, dan indeks MNC36 naik 1,46 poin atau 0,5 persen menjadi 271,75.

IHSG Melemah

Sektor-sektor penggerak IHSG kompak menguat. Sektor pertambangan memimpin penguatan sebesar 1,3 persen.

Di Asia, indeks Nikkei turun 46,8 poin atau 0,27 persen ke 17.056, indeks Hang Seng naik 293 poin atau 1,44 persen menjadi 20.659, indeks Shanghai naik 35,66 poin atau 1,23 persen menjadi 2.955,71, dan indeks Straits Times naik 1,53 persen menjadi 2.862.

Adapun saham-saham yang masuk dalam jajaran top gainers, antara lain saham PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) naik Rp250 ke Rp17.475, saham PT Supreme Manufacturing and Comerce Tbk (SCCO) naik Rp200 ke Rp4.900, dan saham PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) naik Rp150 ke Rp19.850.

Sedangkan saham-saham yang berada di deretan top losers, antara lain saham PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) turun Rp1.775 ke Rp97.725, saham PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) turun Rp300 ke Rp42.675, dan saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) turun Rp100 ke Rp10.100.(rai)

(Rani Hardjanti)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement