JAKARTA - Uang yang kita pegang terdri dari dua macam, yaitu uang kertas dan uang receh. Uang kertas basanya berguna untuk transaksi sehari-hari dengan segala nominal, dari sekedar beli jajanan murah meriah sampai membeli barang elektronik sekalipun (jika mau bayar cash). Sebaliknya, uang receh sering dianggap sebagai ‘pembuat susah’ karena membuat dompet menjadi berat.
Memang uang receh sepintas bernilai kecil sehingga sering diabaikan. Jika sampai tercecer dan hilang sekalipun, kita sering tidak merasa masalah dengan hal tersebut. Padahal, uang receh dapat membantu pengelolaan keuangan sehari-hari sekaligus membantu arus kas kita kalau kita tahu cara memanfaatkannya. Simak lima manfaat tersebut:
1. Tukar menjadi uang kertas dengan pengusaha kecil
Pengusaha kecil seperti pemilik warteg, koperasi, atau minimarket membutuhkan koin receh untuk kembalian. Kalau mereka sering ‘membulatkan’ harga dan tidak memberikan kembalian kepada pelanggan, bisa-bisa mereka akan ditinggalkan karena dianggap ‘pelit’ oleh para pelanggan.