Share

Yuk Hitung Keuntungan Buka Kos-kostan

Agregasi Jum'at 08 Juli 2016 17:31 WIB
https: img.okezone.com content 2016 07 08 470 1434166 yuk-hitung-keuntungan-buka-kos-kostan-SZr6E2GP2M.jpg Ilustrasi

JAKARTA - Seorang yang baru berinvestasi di properti mengeluh bahwa rumah kost yang dia beli tidak memberikan hasil di atas bunga kredit bank. Bunga kredit bank di Indonesia lebih dari 10 persen, bisa mencapai 15 persen. Di satu sisi, bunga deposito berkisar di angka 5 hingga 8 persen. Sedangkan rumah kostnya hanya menghasilkan 6 persen per tahun. Belum lagi dikurangi inflasi harga-harga.

Seperti dilansir dari Yuk Bisnis Properti, cara tersebut di satu sisi benar, berinvestasi yang hanya menghasilkan 6 persen per tahun itu tidak menarik. Banyak pembanding yang bisa mengalahkan investasi 6 persen ini. Bila demikian didepositokan saja jauh lebih menguntungkan daripada membeli rumah kost.

Tapi sebenarnya, cara menghitung yang benar adalah tidak demikian. Ada dua cara menghasilkan uang dari properti. Pertama adalah cash flow dan kedua adalah capital. Hasil 6 persen di atas hanya dari arus cash saja alias cash flow saja. Belum menghitung kenaikan harga properti setiap tahun yang variatif tergantung lokasi.

Bila harga rumah naik sampai dengan 10 persen per tahun alias rumah kost mendapatkan capital gain sebesar 10 persen per tahun. Maka sebenarnya rumah kost tersebut mendapatkan β€œuang” sebesar 16 persen. Dari mana? Dari capital gain 10 persen ditambah cash flow 6 persen.

Catatannya adalah bahwa cashflow dapat diterima secara periodik, sedangkan capital baru dapat diterima ketika rumah kost tersebut dijual. Baru dibandingkan dengan deposito. Misalnya, mendepositokan Rp100 juta, mendapatkan 8 persen per tahun. Bila setahun kemudian deposito ditarik, maka uang yang ada tetap Rp100 juta ditambah cash flow 8 persen. Bila properti yang senilai Rp100 juta akan naik nilainya menjadi 110 juta ditambah cash flow 6 persen. Jadi totalnya mendapat 16 persen.

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini