Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

INSPIRASI BISNIS: Pria Ini Sulap Eceng Gondok Jadi Kerajinan Bernilai Ekonomi

CDB Yudistira , Jurnalis-Kamis, 25 Agustus 2016 |06:04 WIB
INSPIRASI BISNIS: Pria Ini Sulap Eceng Gondok Jadi Kerajinan Bernilai Ekonomi
Ilustrasi: (Foto: Okezone)
A
A
A

BANDUNG – Eceng gondok, tanaman yang kerap dijumpai di bantaran sungai, dianggap sebagai tanaman yang merusak lingkungan. Namun di tangan ‎Indra Darmawan beserta warga Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat, eceng gondok bisa disulap menjadi bahan yang memiliki nilai ekonomi.

Berawal dari kepedulian terhadap lingkungan perairan di sekitar Sungai Citarum, Indra berinisiatif memberdayakan sampah sungai serta tanaman eceng gondok. Ia pun berhasil menghasilkan sesuatu yang memiliki nilai jual, seperti tas, meja, kaligrafi, serta briket.

"‎Awalnya saya sendiri memulung tanaman ini dan sampah-sampah yang ada di bantaran Sungai Citarum," kata Indra Darmawan saat ditemui Okezone.

Ia menceritakan, sejak pagi dirinya mulai memungut sampah-sampah tersebut. Ketika malam harinya, Indra mencoba membuat serta mengolah sampah-sampah itu menjadi sebuah kerajinan tangan.

Kerajinan tangan Indra hasil olahan sampah ini ‎membuat warga sekitar tertarik dengan kerajinan yang memiliki nilai ekonomi dari hasil tanaman yang diidentikkan seperti sampah tersebut.

Dia kemudian mengajak warga setempat mengambil dan mengeringkan eceng gondok, lalu mengolah agar menghasilkan rupiah. Melalui Koperasi Bangkit Bersama yang didirikannya pada 2009, usaha kerajinan tangan berbahan eceng gondok itu menuai respons positif.

Indra kini rutin membeli eceng gondok dari anggota koperasi yang merupakan warga sekitar senilai Rp500 ribu yang berbobot 3 kuintal.

Melalui hal tersebut, Indra juga dapat memberdayakan warga. Selain itu, ia membentuk pelatihan tentang pengolahan limbah sampah, serta memperkerjakan warga dalam usahanya tersebut.

(Fakhri Rezy)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement