NEW YORK - Pada 11 September 2016 kemarin bertepatan dengan 14 tahun tragedi serangan World Trade Center, New York, Amerika Serikat (AS).
Tragedi runtuhnya gedung pencakar langit paling tinggi di barat Amerika Serikat yang dianggap merupakan serangan teroris tersebut tidak hanya mengejutkan dunia politik dan ekonomi internasional, melainkan juga panggung arsitek internasional.
Proses konstruksi kompleks World Trade Center pertama kali rampung pada 1973, yang saat itu disebut mimpi jadi kenyataan oleh Gubernur Nelson Rockfeller saat peresmian pada 4 April.
Setelah runtuh pada 11 September 2001, itu memunculkan kembali ide-ide tentang apa dan bagaimana harus membangun kembali pencakar langit tersebut. Pasalnya bangunan tersebut bukan hanya menjadi pusat perdagangan dunia, tapi juga simbol kebanggaan Amerika.
Seperti dilansir oleh Business Insider, Rabu (14/9/2016), pembangunan menara dimulai pada Februari 1967 dengan menelan biaya hingga USD500 juta atau setara dengan Rp6,5 triliun (kurs Rp13.161).
Adalah arsitek Minoru Yamasaki yang merancang dua bangunan dengan 110 lantai yang dibangun pada struktur berongga didukung oleh kolom baja. Lebih dari 10.000 pekerja terlibat dalam pembangunan kompleks termasuk menara dan plaza seluas 5 hektare dengan patung Fritz Koeing 25 kaki.
Menara kembar atau twin tower ini punya 43.600 jendela dan lebih dari 600.000 kaki persegi kaca. Setiap bangunan mampu menampung hingga 50.000 pegawai dan sekira 200.000 pengunjung setiap hari.
Dalam upacara pembukaan tahun 1973, arsitek Yamasaki mengatakan, World Trade Center merupakan simbol dedikasi manusia untuk kedamaian dunia. Lebih dari sekadar kebutuhan, tapi bangunan ini menjadi monumen untuk perdamaian dunia. Bangunan ini menjadi representasi dari kepercayaan manusia untuk kemanusiaan.
Namun justru kenyataannya berbanding 180 derajat ketika pencakar langit paling prestisius ini menjadi korban dari sebuah tragedi terorisme yang di mana jauh dari sebuah perdamaian yang dikatakan oleh arsitek Yamasaki.
(Rizkie Fauzian)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.