Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

INSPIRASI BISNIS: Batu Meteor Khas Belitung Ini Dijual Seharga Rp30 Juta

Dedy Afrianto , Jurnalis-Selasa, 27 September 2016 |06:04 WIB
INSPIRASI BISNIS: Batu Meteor Khas Belitung Ini Dijual Seharga Rp30 Juta
Ilustrasi: (Foto: CNBC)
A
A
A

BELITUNG - Belitung dikenal sebagai salah satu daerah penghasil timah. Sejak era Hindia Belanda, daerah ini menjadi salah satu pusat penggalian timah di Indonesia.

Selain timah, daerah ini juga dikenal memiliki batuan galian yang khas, yaitu

batu akik jenis meteor satam. Bahkan, batu ini mejadi salah satu ikon khas dari Kota Tanjung Pandan, Pulau Belitung.

Batu ini pun juga menjadi salah satu sumber perekonomian masyarkat. Terdapat beberapa pengrajin yang memanfaatkan batu ini sebagai sumber mata pencaharian.

Okezone pun berkesempatan untuk berkunjung ke salah satu toko batu akik yang juga menjual batu akik jenis meteor satam ini. Berdasarkan informasi yang diperoleh, ternyata batu ini adalah salah satu jenis batuan yang amat langka. Terutama setelah aktivitas penggalian timah sempat terhenti.

"Banyak yang bertanya, batu ini sangat langka. Makanya harganya mahal," kata salah satu penjual batu akik saat ditemui di kiosnya, Sabtu (24/9/2016).

Batu yang telah diolah pun dijual seharga jutaan hingga puluhan juta Rupiah. Batu yang memiliki tekstur asli kasar berwarna hitam ini berubah menjadi batu kaca hitam setelah diolah melalui beberapa tahapan.

"Kalau yang kecil bisa Rp2 hingga Rp3 juta. Tapi ada juga yang batuan langka kemarin sempat diminta Rp30 juta, tapi enggak saya lepas. Mungkin nanti di atas (Rp30 juta), tapi sayang juga ngejualnya," ujarnya seraya memperlihatkan batuan akik jenis meteor satam yang telah memiliki tongkat pegangan ini.

Hingga saat ini, batuan tersebut masih banyak dimintai oleh penduduk sekitar. Terutama bagi wisatawan lokal hingga mancanegara.

Sekadar informasi, berdasarkan cerita dari penduduk sekitar, batu akik jenis meteor satam ini ditemukan sekitar tahun 1973 di Desa Buding, Belitung. Batu ini ditemukan oleh penambang timah setelah melakukan penggalian yang cukup dalam.

Batuan meteor satam ini memiliki ciri-ciri tak beraturan. Namun terdapat pula bagian yang berbentuk lonjong hingga bulat.

(Fakhri Rezy)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement