Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ya Ampun! Harga Daging Masih Stabil Tinggi

Agregasi Jawapos.com , Jurnalis-Senin, 27 Februari 2017 |10:50 WIB
Ya Ampun! Harga Daging Masih Stabil Tinggi
Ilustrasi (Foto: Okezone)
A
A
A

SURABAYA - Selama dua bulan terakhir, harga rata-rata daging sapi di Jatim tetap bertengger di posisi tinggi. Namun, ada kecenderungan sapi yang dipotong di rumah potong hewan (RPH) turun. Karena itu, Paguyuban Pedagang Sapi dan Daging Segar (PPSDS) Jatim meminta supaya ada peningkatan kerja sama antara peternak, pedagang, dan pengelola RPH.

Ketua PPSDS Jatim Muthowif menyatakan, harga karkas (daging dan tulang potong tanpa kepala, kaki, dan jeroan) naik menjadi Rp 86.000-Rp 87.000 per kg. Kemudian, harga daging lepas tulang berada di kisaran Rp 90.000-Rp 91.000 per kg sesuai dengan kualitasnya. Selanjutnya, harga daging kualitas standar di pasar tradisional mencapai Rp 110.000 per kg.

''Sejauh ini harga masih stabil tinggi,'' katanya, seperti mengutip Jawa Pos, Senin (27/2/2017). Berdasar informasi yang diperoleh PPSDS Jatim, ada sapi impor siap potong yang masuk ke Jatim. ''Walaupun ada sapi impor, belum bisa menurunkan harga,'' ujar Muthowif.

Bukan hanya itu, di pasaran juga dijumpai daging beku impor. Misalnya, daging dari Australia seharga Rp 80.000-Rp 85.000 per kg. Selanjutnya, harga daging dari India lebih murah, yakni Rp 70.000-Rp 75.000 per kg. ''Masuknya daging beku impor tersebut membuat permintaan cenderung turun,'' katanya. Buktinya, jumlah sapi yang dipotong di RPH mencapai 125 ekor saja per hari. ''Bahkan, tidak jarang 120 ekor per hari,'' ucapnya.

Berdasar harga yang dihimpun dari Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Bahan Pokok (Siskaperbapo) di Jatim, harga rata-rata daging sapi segar pada Januari-Februari mencapai Rp 105.000-Rp 106.000 per kg. Harga tersebut cenderung naik dari akhir tahun lalu, yakni sekitar Rp 104.000 per kg.

(Ranto Rajagukguk)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement