BANTEN - Provinsi Banten adalah satu dearah yang memiliki potensi pengembangan pertanian yang sangat baik. Dengan kondisi geografis lahan pertanian yang sangat luas, provinsi yang berdiri tahun 2.000 itu berpeluang menjadi lumbung jagung nasional.
Merujuk hasil survei Dinas Pertanian Provinsi Banten, tahun 2015 Kebutuhan jagung untuk industri di Kabupaten Serang saja pertahunnya mencapai 1.244.940 juta ton pertahun. Jumlah tersebut pemenuhannya masih dilakukan oleh produsen jagung di Luar Banten, bahkan sebagian lainnya masih dicukupi dari impor.
Kepala Dinas Pertanian Provinsi Banten Agus M Tauhid menjelaskan, peluang Banten untuk memenuhi kebutuhan daerah masih sangat terbuka. Dari kebutuhan jagung 3.500 ton perhari, produksi jagung daerah pertahunnya hanya mampu menghasilkan 19 ribu ton pertahun.
"Produksi jagung kita (Provinsi Banten) pertahun hanya 3.500 ton saja sementara kebutuhan jagung di provinsi Banten mencapai 1 juta lebih pertahunnya," ujar Agus M Tauhid, di Pandeglang, seperti mengutip Jawa Pos, Jumat (10/2/2017).
Sementara itu disisi lain, lahan pertanian di Provinsi Banten sangat luas, sekira 700 ribu hektare lebih lahan sawah dan tegalan tersedia untuk dimanfaatkan memproduksi jagung. "Jika 20 ribu hektare saja yang dimanfaatkan, sebanyak 100 ribu ton jagung bisa kita hasilkan, dan ini yang akan kita coba tahun ini," tuturnya.