Dia mengatakan, 7-Eleven mengalami kebangkrutan bisa saja karena strategi bisnis yang salah. "Iya itu strategi bisnis saja. Charoen Pokpand kan juga mempunyai jaringan yang kuat," tukasnya.
Berdasarkan data keterbukaan informasi, bisnis waralaba 7-Eleven yang sempat berkembang besar di Indonesia kini mengalami kerugian dalam beberapa tahun terakhir karena persaingan yang tinggi. Hingga akhirnya waralaba 7-Eleven resmi berganti kepemilikan kepada PT Charoen Pokphand Restu Indonesia (CPRI) yang merupakan anak usaha dari PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN).
Seperti diketahui, sebelum diakuisisi bisinis warabala tersebut dimiliki oleh PT Modern Internasional Tbk (MDRN) melalui anak usahanya PT Modern Sevel Indonesia (MSI).
(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.