Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Gawat! Pertumbuhan Kredit hingga Akhir Juni Belum Menggembirakan

Trio Hamdani , Jurnalis-Jum'at, 04 Agustus 2017 |16:25 WIB
Gawat! Pertumbuhan Kredit hingga Akhir Juni Belum Menggembirakan
Gubernur BI Agus DW Martowardojo. (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Bank Indonesia (BI) meyakini bahwa pertumbuhan ekonomi pada semester II-2017 akan mencatatkan prestasi yang lebih baik dibandingkan dengan semester I-2017.

Gubernur BI Agus Martowardojo optimistis, ekonomi akan membaik jika dengan mengacu kepada beberapa indikator. Menurut dia, indikator-indikator ekonomi Indonesia sejauh ini menunjukkan pencapaian yang positif untuk mendukung pertumbuhan ekonomi lebih baik. Meski demikian, Agus Marto mengakui masih ada indikator-indikator yang mesti diperhatikan.

"Jadi kelihatan indikator ekonomi kita tunjukan kondisi membaik, namun konsolidasi korporasi, perbankan, masih berjalan, permintaan masyarakat agak melemah dan kami harap semester II 2017 akan lebih baik," katanya di Bank Indonesia, Jakarta, Jumat (4/8/2017).

Dia pun berharap seluruh sektor penggerak ekonomi, kompak menunjukkan pertumbuhan ke level yang lebih positif. Salah satunya pertumbuhan kredit, yang ditargetkan dapat mencapai level double digit.

"Pertumbuhan kredit sampai akhir Juni belum begitu menggembirakan, nanti kami harap pertumbuhan kredit membaik di semester II. Sementara ini kami harapkan double digit, walau sampai saat ini masih tunjukkan single digit," paparnya.

Pertumbuhan ekonomi pada Kuartal II pun diakui sedikit mengalami pergerseran, walaupun perekonomian Indonesia sudah diupayakan sebaik mungkin pergerakannya. "Memang capaian di Kuartal II sedikit bergeser ke kuartal III-IV, tapi masih akan ada di kisaran 5%-5,4%," lanjutnya.

(Martin Bagya Kertiyasa)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement