JAKARTA - Pasar saham Indonesia nampaknya masih belum bisa keluar dari tekanan pada akhir perdagangan hari ini. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 9 poin atau 0,16% ke 5.905.
IHSG ditutup dengan 154 saham menguat, 172 saham melemah, dan 125 saham stagnan. Pada penutupan perdagangan hari ini, transaksi perdagangan tercatat mencapai Rp6,41 triliun dari 10,01 miliar lembar saham diperdagangkan.
Indeks LQ45 turun 2,8 poin atau 0,29% menjadi 983, Jakarta Islamic Index (JII) melemah 4,1 poin atau 0,56% ke 734, indeks IDX30 turun 1,4 poin atau 0,28% ke 536 dan indeks MNC36 turun 1,8 poin atau 0,55% ke 336.
Sektor infrastruktur turun paling dalam mencapai 1% lebih, didampingi sektor konsumsi, perkebunan, manufaktur, keuangan dan industri dasar. Sementara sektor tambang, perdagangan dan properti masih menguat.
Adapun saham-saham yang bergerak dalam jajaran top gainers, antara lain saham PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp3.050 ke Rp74.000, saham PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) turun Rp40 ke Rp2.160, saham PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) turun Rp60 ke Rp750.
Sedangkan saham-saham yang berada di deretan top losers, antara lain saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) naik Rp225 ke Rp13.100, saham PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL) naik Rp4 ke Rp344, saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBNI) naik Rp100 ke Rp15.150.
(Martin Bagya Kertiyasa)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.