nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

RAHASIA SUKSES: Guo Guangchang, Mantan Penjual Roti yang Berambisi Taklukan Eropa dan Amerika

Lusia Widhi Pratiwi, Jurnalis · Sabtu 02 Desember 2017 18:52 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 12 02 320 1824109 rahasia-sukses-guo-guangchang-mantan-penjual-roti-yang-berambisi-taklukan-eropa-dan-amerika-leigc5ko5u.jpg Foto: Guo Guangchang (Forbes)

JAKARTA - Banyak miliarder China memulai kariernya dari bawah. Tidak jarang mereka malah sukses di luar negeri, ketimbang di China. Namun, satu kesamaan dari mereka adalah, mereka bekerja keras sejak awal.

Seperti yang dilakukan oleh Guo Guangchang. Saat ini, Guo Guangchang memiliki kekayaan bersih sebesar USD7,5 miliar. Tapi siapa yang menyangka jika selama masa universitasnya, dia mencari nafkah dengan menjual roti pintu ke pintu di asrama Universitas Fudan.

Lahir di Dongyang, Guo Guangchang merupakan sarjana lulusan filsafat, bersamaan dengan gelar MBA dari Universitas Fudan. Setelah menyelesaikan studinya, dia mendirikan Guangxin Technology Development Company Ltd. pada tahun 1992, yang merupakan salah satu perusahaan pertama di daratan China yang menggunakan metode ilmiah untuk riset pasar.

Guangchang mendirikan perusahaan ini pada 1992 bersama dua teman lainnya, Liang Xinjun dan Tan Jian. Saat ini, Fosun International adalah salah satu konglomerat swasta terbesar di Daratan China.

Sejak 1994, Guo mulai menjabat sebagai ketua Fosun Group, dan telah menciptakan salah satu perusahaan swasta terbesar di China dengan berinvestasi di bidang farmasi, perawatan kesehatan, asuransi, baja, properti, pertambangan, jasa, ritel, keuangan, manajemen aset. Dia juga telah membangun dana ekuitas swasta bersama dengan Carlyle Group & Prudential Financial Inc.

Saat ini, dia adalah seorang investor dan tokoh bisnis, menjabat sebagai ketua Fosun International Ltd. Dia bekerja sama dengan IFC untuk bisnis reasuransi, dan berinvestasi di Folli Follie dan Club Med untuk mengeksplorasi peluang dalam pertumbuhan ekonomi China.

Selain menjalankan bisnis, Guo juga menjadi anggota Komite Nasional Konferensi Konsultatif Politik Rakyat China ke 12, anggota Komite Tetap untuk Federasi Pemuda China, anggota komite tetap untuk Semua Federasi Industri & Perdagangan China dan ketua kehormatan Kamar Dagang Shanghai Zhejiang.

Selain itu, Guo juga berambisi untuk membawa perusahaan China ke luar. Karenanya, dalam Shanghai World Expo 2010, dia bersama-sama investor China lainnya menyediakan dana untuk Paviliun, Perusahaan Swasta China, bersama 15 pengusaha lainnya dari China.

Langkah Ini sekaligus menjadi debut perusahaan China untuk perusahaan milik negara dalam sejarah World Expo. Cara pengembangan sektor swasta China dipamerkan sangat dipuji oleh pengunjung global.

Sejak 2010, dia telah menghabiskan miliaran untuk membeli perusahaan asing, dengan fokus pada perawatan kesehatan, perusahaan mode, bank dan perawatan kesehatan di Eropa dan Amerika Serikat. Dia sudah memiliki berbagai merek barat, termasuk Folli Follie dan St. John. Pada 2014, dia mengakuisisi sekitar 20% saham BHF Bank, dan masih banyak lagi.

Selain berbisnis, Guo Guangchang juga mendedikasikan diri untuk beramal. Dia menjabat sebagai wakil ketua untuk China Glory Society, Youth Business China Foundation, dan China Social Entrepreneur Foundation.

Dia menyumbangkan 600 juta reminbi untuk amal, membantu memerangi kemiskinan, meningkatkan aksesibilitas terhadap pendidikan, dan memberikan bantuan ke daerah bencana alam.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini