nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

RAHASIA SUKSES: Jia Yueting, Miliarder Pemilik Youtube "Made in China"

Lusia Widhi Pratiwi, Jurnalis · Minggu 03 Desember 2017 18:43 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 12 03 320 1824444 rahasia-sukses-jia-yueting-miliarder-pemilik-youtube-made-in-china-M0UrKIq4o5.jpg (Foto: Business Insider)

JAKARTA - Industri film memang industri yang cukup menguntungkan, tidak heran jika kemudian miliarder China ramai-ramai membeli perusahaan film Hollywood, seperti yang terjadi pada Legendary Film. Sayangnya industri film membutuhkan budget yang sangat besar.

Namun, seiring berkembangnya teknologi industri film tidak hanya bisa diproduksi dan dipasarkan di stasiun TV, tetapi bisa juga dijajakan via media online seperti yang dilakukan oleh pengusaha asal China Jia Yueting yang sukses karena video online.

Dia menjadi miliarder di posisi ke-78 di China Rich List dan posisi ke 557 dalam Daftar Miliarder Dunia menurut Forbes, berkat letv.com, situs video profesional yang paling banyak dikenal dan berpengaruh di China.

Bagi orang-orang di China, Jia Yueting sama pentingnya dengan dunia video online seperti YouTube ke seluruh dunia. Perusahaannya telah sangat berkontribusi dalam mengembangkan industri media dan budaya China.

Jia Yueting lahir pada 1973 di Kabupaten Xiangfen, provinsi yang memproduksi batubara Shanxi di utara China. Setelah lulus dari pascasarjana di bidang administrasi bisnis, Jia Yueting memulai karirnya di usia 22 tahun sebagai petugas pendukung di kantor pajak provinsi Shanxi.

Baca juga:

RAHASIA SUKSES: Guo Guangchang, Mantan Penjual Roti yang Berambisi Taklukan Eropa dan Amerika

RAHASIA SUKSES: Kehadiran Bayi Ubah Hidup Jessica Alba dari Artis ke Pengusaha

Dia diberi tanggung jawab untuk mempertahankan jaringan internal kantor pajak daerah di Shanxi. Jia tidak bekerja lama di kantor pajak, dan berhenti dalam waktu kurang dari setahun untuk membuka perusahaan konsultan teknisnya sendiri.

Pada 2002, Jia menemukan sebuah perusahaan telekomunikasi nirkabel bernama Sinotel Technologies yang terdaftar di Bursa Efek Singapura pada tahun 2008. Dia kemudian membuka perusahaan lain bernama Xbell Union Communication Technology di Beijing pada tahun 2003.

Perusahaannya ini terdaftar di Bursa Efek Singapura 2007. Kesuksesan Jia datang pada 2004 ketika dia menemukan Leshi Internet Information and Technology, sebuah perusahaan di mana ia memegang 44% sahamnya. Perusahaan ini masuk daftar Start up Board of China pada tahun 2010.

Perusahaan ini mengelola situs web yang disebut Letv.com yang memiliki jumlah hak cipta komprehensif dari tayangan televisi dan film di China.

Meski sudah sukses, Jia Yueting lebih memilih untuk menjalani kehidupan pribadi dan karenanya tidak banyak informasi tentang kehidupan pribadinya yang sampai pada ranah publik. Dia sudah menikah dan saat ini tinggal di ibukota negara Beijing.

Saat ini, perusahaan miliknya terus tengah melebarkan sayap, lewat LeVision Pictures, sebuah unit Unit Produksi Film Leshi Holding dan membuka unitnya di Los Angeles pada 2014. Dia berencana menginvestasikan USD200 juta dalam pengembangan film.

Selain itu, dengan aset sekira USD4,1 miliar seperti dikutip Forbes, Yueting sekarang bermimpi membuat mobil listrik untuk membantu mengurangi polusi udara di China.

(wdi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini