Image

RAHASIA SUKSES: "Kerja Paksa" Malah Buat Carolyn Rafaelian Jadi Juragan Perhiasan

Lusia Widhi Pratiwi, Jurnalis · Minggu 17 Desember 2017 18:58 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 12 17 320 1831767 rahasia-sukses-kerja-paksa-malah-buat-carolyn-rafaelian-jadi-juragan-perhiasan-tMThmP6cgK.jpg Ilustrasi: (Foto: Forbes)

JAKARTA - Wanita mana yang tidak suka diberikan perhiasan? Setiap wanita, baik senang dengan perhiasan. Tapi, tidak semua wanita terpikir untuk menjadikan perhiasan sebagai sumber mata pencarian mereka

Adalah Carolyn Rafaelian, seorang perancang, filantropis, dan wanita bisnis Amerika-Armenia yang mendirikan perusahaan aksesoris dan perhiasan Alex dan Ani, serta pemilik Kastil Belcourt dan Kebun Anggur Sakonnet Carolyn saat ini.

Kisahnya menekuni bisnis perhiasan sebenarnya bukan karena kemauan, tapi hukuman. Sebelumnya, Ayah Rafaelian membuka pabrik perhiasan pada 1966, di mana Rafael dan kakaknya sering bekerja sebagai hukuman saat mereka berperilaku nakal. Namun, karena sering berada di sana, dia malah asik membantu ayahnya merancang dan menghasilkan desain asli untuk perusahaan manufaktur perhiasan ayahnya.

Ayahnya masuk dalam industri ini dan bekerja untuk membuat bros dan anting-anting brutonya dengan nama besar seperti Trifari dan Monet. Rafaelian kemudian membuat perhiasan imitasi dari segala jenis, tapi anak imigran Armenia ini terkenal dengan pin kerah bendera Amerika yang dia jual secara grosir.

Anda masih bisa menemukan lencana Ralph Rafaelian, dengan bintang dan garis Swarovski kecil mereka di eBay.

Rafaelian awalnya menempuh pendidikan di Prout Memorial High School for Girls, yang sekarang dikenal dengan The Prout School. Dia lantas melanjutkan kuliah di University of Rhode Island pada 1987 hingga 1989. Saat kuliah, dia menjadi anggota peselancar Alpha Xi Delta. Setelah lulus, dia melanjutkan pendidikan di The American College di Los Angeles.

Dia kemudian bergabung lagi dengan bisnis ayahnya pada 1994, dan akhirnya mulai mengerjakan produknya sendiri yang kemudian dia beri nama Cinerama. Pada tahun 2002 Rafaelian menjadi co-founder Cinerama bersama saudara perempuannya, Rebecca. Desain Rafaelian menjadi penjualan utama bagi perusahaan, membuatnya tetap bertahan.

Pada usia 23, Rafaelian menikah. Dia melahirkan anak perempuan pertamanya, Alex dua tahun kemudian. Sementara putrinya yang kedua, Ani, lahir dua tahun berselang setelah anaknya yang pertama.

Setelah kelahiran anaknya yang kedua, dia kembali ke Rhode Island dan mengembangkan perhiasan costume, merancang anting-anting dan kalung label pribadi untuk stalwarts mal seperti Bebe, Express dan Victoria's. Secret.

Pada 2004 Rafaelian memutuskan untuk benar-benar keluar dari perusahaan ayahnya dan mendirikan Alex dan Ani, lini perhiasan pribadinya sendiri yang dinamai menurut kedua putrinya yang tertua. Dia menyatakan bahwa perusahaan tersebut tersebut dinamai menurut kedua putrinya, sebagai warisan bagi mereka begitu mereka lebih tua.

Selama lebih dari satu dekade, dia mengembangkan bisnis keluarga melalui label pribadi, membuat set anting enam potong seharga USD3 yang kemudian dijual seharga USD16. Sementara itu, Alex dan Ani perlahan-lahan melambat, Rafaelian pun mengalihkan bisnisnya untuk membeli batu-batu vintage saat perusahaan-perusahaan lokal ditutup, dia mengubahnya menjadi gelang hiasan kristal dan aksesoris rambut kupu-kupu yang banyak dicari kaum muda.

Selain itu, Rafaelian mematenkan gelang Alex dan Ani 14 karat yang dapat diproduksi pada tahun 2004. Ini adalah satu dari sekira 30 barang paten yang dimiliki perusahaan dan yang paling sering dia pertahankan di pengadilan. Menurutnya, meskipun ada satu juta produk di luar sana, tapi hanya ada satu yang asli.

Penjualan awal di Cinerama dibanjiri pembeli hingga dia meminta polisi untuk mengawal. Bahkan, ada Seorang wanita yang rela membawa kursi kebun empat jam sebelum penjualan dibuka. Rafaelian berlari ke pabrik untuk mulai menyusun gelang itu sendiri.

Namun, penjualannya tidak hanya dari perhiasan, dia memperbaiki rumah seluas 56.000 kaki persegi di Newport untuk menguji varietals anggur baru di Kebun Anggur Sakonnet-nya di Little Compton terdekat.

Dia pun membuka perusahaan minuman anggur Rhode Island, Carolyn's Sakonnet Vineyard, yang sebelumnya dikenal sebagai Kebun Anggur Sakonnet. Kebun anggur itu menghasilkan 13 anggur, termasuk anggur bersoda, tanda tangannya Vidal Blanc dan yang paling terkenal di kalangan penduduk setempat, Eye of the Storm, anggur blush yang lahir dari Badai Bob Bob 1991 sampai anggur putih dan anggur dari kebun anggur itu.

Rafaelian juga memiliki franchise warnet bernama Teas dan Javas. Kafe-kafe itu dilekatkan pada toko Alex dan Ani dalam beberapa toko, dan independen di tempat lain. Kafe-kafe juga menorehkan para pengunjung di toko mereka untuk menciptakan materi promosi bagi perusahaan yang bergerak maju.

Dengan segala jerih payahnya itu, Rafaelian tercatat di urutan ke 22 Forbes America's Richest Self-Made Women di 2016.

1 / 2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini