Jeruk Mandarin 'Hilang', Mendag: Tak Ada Permintaan Jelang Imlek

Lidya Julita Sembiring, Jurnalis · Selasa 13 Februari 2018 17:53 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 02 13 320 1859059 jeruk-mandarin-hilang-mendag-tak-ada-permintaan-jelang-imlek-wNpMyuM2Fa.jpg (Foto: Lidya/Okezone)

JAKARTA - Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita mengatakan, pihaknya tidak pernah melarang impor jeruk mandarin yang dilakukan oleh importir. Hanya saja hingga saat ini izin untuk impor tersebut tidak yang mengajukan.

Hal ini dikatakan Enggar menanggapi mengenai jelang tahun baru China (imlek) tidak ditemukan jeruk mandarin di pasaran. Padahal, seperti biasanya di tahun sebelumnya impor untuk buah ini pasti naik tajam.

"Jeruk mandarin tidak ada yang minta, yang banyak mintanya jeruk pakistan. Saya tidak melarang (impor) cuma tidak ada dalam permohonan," ungkap Enggak di Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Selasa (13/2/2108).

 Baca juga: Impor dari Pakistan, 30.000 Ton Jeruk Kino Banjiri Indonesia

Seperti diketahui, pada Desember 2017 impor jeruk mandarin melonjak hingga 1.633,33% dibandingkan dengan November 2017. Badan Pusat Statistik menyebutkan kenaikan ini wajar menjelang Imlek yang jatuh pada 16 Februari 2018.

"Iya (naik Desember), tapi sekarang enggak ada yang ngajuin," tegasnya.

 Baca juga: BPS Catat Ada Kenaikan Impor Jeruk Mandarin Jelang Imlek 2018

Sementara itu, Enggar menyebutkan tidak masalah jika memang tidak ada permintaan impor untuk produk tersebut. Karena Indonesia sendiri masih memiliki produksi jeruk sendiri.

"Tidak apa-apa (kalau enggak ada impor), kita masih ada jeruk medan, jeruk pontianak, jeruk garut dan jeruk pakistan juga banyak," tukas dia.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini