Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kemenhub Kaji Pembangunan Bandara di Kediri

Yohana Artha Uly , Jurnalis-Jum'at, 09 Maret 2018 |14:22 WIB
Kemenhub Kaji Pembangunan Bandara di Kediri
Foto: Yohana Artha Uly/Okezone
A
A
A

JAKARTA - Kementerian Perhubungan terus mengevaluasi rencana pembangunan bandar udara di Kabupaten Kediri, Jawa Timur. Pembangunan bandara baru ini akan dilakukan oleh pihak swasta yakni PT Gudang Garam.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Agus Santoso menyatakan, hingga saat ini perkembangan bandara sudah mencapai pengusulan izin prinsip ke pemerintah. Untuk penentuan lokasi pembangunan, kata Agus, masih harus mendapatkan rekomendasi dari pemerintah daerah (pemda) setempat.

"Saat ini RTRW (Rencana Tata Ruang Wilayah) sedang dibuat, karena RTRW sekarang akan ditentukan tempat lokasi sebagai RTRW untuk diteruskan ke pembangunan bandar udara," ujar dia di Kantor Kementerian Kemenko Kemaritiman, Jakarta, Jumat (9/3/2018).

Baca Juga: Pajak Bandara Singapura Naik, Menhub: Bagus Itu

Bandara ini akan dibangun dalam konsep greenfield yakni konsep pengeluaran dana investasi yang seluruhnya dari perusahaan swasta. Kendati demikian, Agus tidak dapat menyebutkan anggaran investasi dari Gudang Garam untuk pembangunan bandara ini.

"Ini greenfield mulai dari pembebasan tanah, pengerjaan dan pematangan tanah sampai konstruksi itu dikerjakan murni oleh swasta," ujar dia.

Dia mengungkapkan luas bandara Kediri diperkirakan akan mencapai 450 hektare. Lahan yang ditargetkan jadi lokasi pembangunan ini memang berasal dari Gudang Garam. Bandara Kendiri ini nantinya akan menjadi bandara komersial.

Baca Juga: Menhub: Pembangunan Bandara Baru Bali Masih dalam Kajian

"Lahan itu yang mereka bebaskan selama 2 tahun. Mereka memang inisiatornya," ucapnya.

Untuk studi kelaikan atau feasibility study (FS), Kemenhub sendiri kini sedang dalam tahap mengevaluasi.

"Study FS sudah ada, kita evaluasi, mereka sudah FS sudah dikirimkan kepada kami," ucapnya.

Sementara itu, Wakil Direktur Gudang Garam, Susanto mengakui pihaknya sebagai pemrakarsa pembangunan bandara ini. Untuk nilai investasi, pihaknya tak dapat menyebutkan, kata dia, masih harus diperhitungkan.

Baca Juga: Pusat Kendali Operasi Bandara Sepinggan Akhirnya Beroperasi

"(Nilai investasinya) belum, masih dihitung dan ini pun nanti juga CSR (Corporate Social Responsibility) kok," ujar dia di lokasi yang sama.

Dia mengatakan, sebagai bagian dari CSR maka perseroan takkan menjadikan bandara baru ini sebagai bisnis baru tetapi dihibahkan kepada pemerintah.

"Kita hibahkan 100%. Jadi ini bukan bisnis baru kita masuk di sini," ungkapnya.

Untuk lahan Gudang Garam yang ditargetkan menjadi lokasi pembangunan, Susanto menyebutkan berada di Kediri Bagian Barat.

"(Lokasinya) Kediri Bagian Barat," pungkasnya.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement