JAKARTA – Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat masih melemah. Rupiah mendapat tekanan dari dolar meskipun sudah berhasil keluar dari level Rp 14.500 per USD.
Melansir Bloomberg Dollar Index, Jumat (20/7/2018) pukul 18.34 WIB, Rupiah pada perdagangan spot exchange melemah 53 poin atau 0,37% ke level Rp14.495 per USD. Rupiah hari ini bergerak di kisaran Rp14.474 per USD-Rp14.545 per USD.
Sementara itu, Yahoofinance mencatat Rupiah melemah 5 poin atau 0,03% menjadi Rp14.475 per USD. Dalam pantauan Yahoofinance, Rupiah berada dalam rentang Rp14.468 per USD hingga Rp14.540 per USD.
Baca Juga: Rupiah Rp14.500, Menteri Airlangga: Industri Butuh Stabilitas
Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto tidak terlalu mengkhawatirkan nilai tukar Rupiah yang telah mencapai Rp14.500 per dolar Amerika Serikat (AS). Dia menegaskan bahwa dunia industri hanya membutuhkan kestabilan pada nilai tukar Rupiah.
"Bagi industri yang penting itu stabil saja. Dengan Rupiah yang stabil maka untuk industri akan bisa memperkirakan, itu membantu," kata Airlangga di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (20/7/2018).
Airlangga menilai, nilai tukar Rupiah yang melonjak itu tak akan jadi masalah bagi bagi industri jika perubahan tersebut tak terlalu fluktuatif. Sehingga, dunia industri bisa menyesuaikannya.
"Jadi harus dijaga, tidak fluktuasi gini. Jadi kalau level itu industri saya kira bisa menyesuaikan," ucap dia.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.