Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tren Menghijau, IHSG Naik 23 Poin ke 5.820

Dani Jumadil Akhir , Jurnalis-Rabu, 10 Oktober 2018 |16:28 WIB
Tren Menghijau, IHSG Naik 23 Poin ke 5.820
Ilustrasi: Foto Shutterstock
A
A
A

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mampu bertahan di zona hijau. Tercatat, pada penutupan perdagangan sore ini, IHSG naik 23,8 poin atau 0,41% ke level 5.820,66.

Menutup perdagangan Rabu (10/10/2018), ada 220 saham menguat, 172 saham melemah, dan 123 saham stagnan. Transaksi perdagangan mencapai Rp7,44 triliun dari 14,7 miliar lembar saham diperdagangkan.

Baca Juga: IHSG Perkasa berkat Saham Kapitalisasi Besar

Indeks LQ45 naik 3,1 poin atau 0,35% menjadi 914,97, indeks Jakarta Islamic Index (JII) naik 3 poin atau 0,48% ke 640,30, indeks IDX30 naik 1,8 poin atau 0,35% ke 501,47 dan indeks MNC36 naik 1,1 poin atau 0,34% ke 326,43.

Mayoritas penggerak IHSG bergerak menguat, dengan sektor consumer memimpin penguatan sebesar 1,19%. Sedangkan sektor aneka industri melemah 0,67%.

Baca Juga: Masih di Zona Hijau, IHSG Menguat 0,38% ke Level 5.754

Adapun saham-saham yang bergerak dalam jajaran top gainers, antara lain saham PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp1.350 atau 1,8% ke Rp75.350, saham PT Garuda Food Tbk (GOOD) naik Rp640 atau 49,8% ke Rp1.925 dan saham PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) naik Rp500 atau 1,1% ke Rp44.900.

Sementara itu, saham-saham yang bergerak dalam jajaran top losers, antara lain saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) turun Rp375 atau 1,6% ke Rp23.375, saham PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) turun Rp250 atau 2,8% ke Rp8.625, dan saham PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk (INKP) turun Rp250 atau 1,6% ke Rp14.925.

(Dani Jumadil Akhir)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement