Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sempat Menguat, IHSG Berakhir Turun ke 5.841 di Sesi I

Rafida Ulfa , Jurnalis-Jum'at, 19 Oktober 2018 |11:50 WIB
Sempat Menguat, IHSG Berakhir Turun ke 5.841 di Sesi I
Indeks Harga Saham Gabungan (Ilustrasi: Shutterstock)
A
A
A

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terus melemah pada perdagangan hari ini. Pasar saham Indonesia mengalami penurunan sebesar 3,628 poin atau 0,062% ke level 5.841,614.

Baca Juga: IHSG Tergelincir 42 Poin ke 5.802, Dibuka ke Zona Merah

Menutup perdagangan sesi I, Jumat (19/10/2018), ada 150 saham menguat, 183 saham melemah, dan 122 saham stagnan. Transaksi perdagangan mencapai Rp2,55 triliun dari 4,8 miliar lembar saham diperdagangkan.

Pembukaan Pagi Ini IHSG Anjlok Nyaris 1% 

Indeks LQ45 turun 3,69 poin atau 0,4% menjadi 916,51, indeks Jakarta Islamic Index (JII) turun 1,28 poin atau 0,2% ke 643,08, indeks IDX30 turun 1,71 poin atau 0,3% ke 503,91 dan indeks MNC36 turun 0,87 poin atau 0,3% ke 328,79.

Saham penggerak IHSG bergerak campuran dengan konsumer memimpin pelemahan hingga 0,7%. Sementara aneka industri naik 2,3%.

Baca Juga: Seharian Melemah, IHSG Finish di 5.845

Adapun saham-saham yang bergerak dalam jajaran top gainers, antara lain saham PT Jaya Bersama Indo Tbk (DUCK) naik Rp125 atau 9,12% ke Rp1.495, saham PT Indomobil Sukses Int I. Tbk (IMAS) naik Rp85 atau 4,44% ke Rp2.000 dan saham PT Chaeron Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) naik Rp200 atau 3,74% ke Rp5.550.

Pembukaan Pagi Ini IHSG Anjlok Nyaris 1% 

Sementara itu, saham-saham yang bergerak dalam jajaran top losers, antara lain saham PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) turun Rp70 atau 3,92% ke Rp1.715, saham PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk (INKP) turun Rp475 atau 3,47% ke Rp13.200, dan saham PT Ristia Bintang Mahkotasejati Tbk (RBMS) turun Rp5 atau 3,11% ke Rp156.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement