Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Aturan Sepeda Motor Masuk Tol Dinilai Tidak Ekonomis

Mulyani , Jurnalis-Sabtu, 02 Februari 2019 |19:10 WIB
Aturan Sepeda Motor Masuk Tol Dinilai Tidak Ekonomis
Jalan Tol (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA – Pengamat Transportasi Djoko Setijowarno mengatakan, aturan sepeda motor dapat melintas di jalan tol memang memungkinkan, dilihat dari Tol Bali Mandara dan Jembatan Suramadu yang sudah memberlakukan aturan itu terlebih dahulu. Namun, hal tersebut dinilai tidak ekonomis.

“Nantinya tarif yang diberlakukan bisa setara dengan kendaraan roda empat,” ungkap Djoko saat dihubungi Okezone, Sabtu (2/2/2019).

Selain itu, biaya investasinya pun akan mahal. Menurut Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Dessy Ariyani , jika nantinya aturan tersebut dijalankan, maka mau tidak mau akan ada investasi baru. Investasi baru tersebut nantinya akan digunakan untuk pembangunan jalur khusus sepeda motor.

"Kita mempertimbangkan bagaimana dampaknya kalau ada investasi baru. Bagaimana dampaknya (harus dilihatkan) perubahan PPJT dan seterusnya," ujar Dessy.

Selain itu, Djoko juga menuturkan bahwa jalur khusus transportasi umum seperti bus lebih baik daripada sepeda motor.

“Jika ingin memberikan fasilitas infrastruktur yang mewah kepada rakyat, berikanlah kepada pengguna bus yang sifatnya angkutan massal,” katanya.

Selanjutnya, faktor keselamatan juga harus diperhitungkan. Sebab, sepeda motor di Indonesia sangat bervariasi. Hal itu menentukan jenis motor seperti apa yang aman dan tidak aman untuk bisa masuk tol.

(Rani Hardjanti)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement