nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Wall Street Anjlok Selama 4 Hari Berturut-turut

Jum'at 08 Maret 2019 07:19 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 03 08 278 2027238 wall-street-anjlok-selama-4-hari-berturut-turut-zD1LaI3aDd.jpg Bursa saham Wall Street dibuka melemah (Foto: Ilustrasi Reuters)

JAKARTAWall Street ditutup turun selama empat hari berturut-turut pada perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB), setelah Bank Sentral Eropa (ECB) mengatakan akan menunda kenaikan suku bunga dan menawarkan putaran baru pinjaman murah kepada bank-bank, meningkatkan kekhawatiran baru tentang pertumbuhan ekonomi global.

Indeks Dow Jones Industrial Average turun 200,23 poin atau 0,78% menjadi berakhir di 25.473,23 poin. Indeks S&P 500 kehilangan 22,52 poin atau 0,81% menjadi ditutup pada 2.748,93 poin. Indeks Komposit Nasdaq berkurang 84,46 poin atau 1,13% menjadi berakhir di 7.421,46 poin.

Baca Juga: Wall Street Melemah Terbebani Saham Kesehatan

Indeks acuan S&P 500 telah naik 9,7% tahun ini, tetapi investor mengatakan tidak jelas apa yang akan mendorong langkah selanjutnya lebih tinggi untuk saham-saham.

Dow Jones Transport Average yang diawasi ketat turun 1,0%, penurunan ke-10 berturut-turut dan penurunan beruntun terpanjang sejak Februari 2009. Indeks transportasi terseret oleh saham FedEx Corp yang jatuh 3,0% karena Citigroup Inc memangkas estimasi laba kuartalan dan target harga untuk perusahaan pengiriman paket tersebut.

S&P 500 ditutup di bawah rata-rata pergerakan (MA) 200-hari, level teknis yang diawasi ketat, untuk pertama kalinya dalam sekitar sebulan.

wall street

Consumer discretionary (kebutuhan sekunder konsumen) dan keuangan adalah sektor utama S&P 500 berkinerja terburuk. Utilitas, kelompok defensif, adalah satu-satunya sektor utama yang berada di wilayah positif.

Menambah nada pasar yang masam, saham Kroger Co anjlok 10,0% setelah penjual bahan makanan ini memproyeksikan laba tahunan di bawah perkiraan Wall Street. Jumlah saham turun melebihi jumlah yang naik, di NYSE dengan rasio 2,43 banding 1; di Nasdaq dengan rasio 2,14 banding 1.

S&P 500 membukukan 18 tertinggi baru dalam 52-minggu dan enam terendah baru; Komposit Nasdaq mencatat 20 tertinggi baru dan 61 terendah baru. Sekitar 7,8 miliar saham berpindah tangan di bursa AS, di atas 7,4 miliar rata-rata harian selama 20 sesi terakhir, demikian dilansir Antaranews, Jumat (8/3/2019).

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini