nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

BI Pede Modal Asing Banjiri Indonesia Usai Pilpres

Giri Hartomo, Jurnalis · Selasa 02 April 2019 19:57 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 04 02 20 2038400 bi-pede-modal-asing-banjiri-indonesia-usai-pilpres-miNdYdBMEh.jpg Foto: Deputi Gubernur Senior BI Mirza Adityaswara (Okezone)

JAKARTA - Bank Indonesia (BI) optimis defisit transasksi berjalan (Current Account Defisit/CAD) akan membaik pada kuartal kedua mendatang. Sebab, akan banyak aliran modal asing yang masuk pasca-pemilihan umum (pemilu) dan pemilihan presiden (pilpres).

Deputi Gubernur Senior BI Mirza Adityaswara mengatakan, berdasarkan pengalaman pada kuartal II arus modal asing yang masuk akan banyak. Apalagi adanya pemilu dan pilpres yang memberikan kepastian investor mengenai kondisi Indonesia kedepannya.

"Nantinya CAD angka kuartalan biasanya kuartal I memang rendah. Kuartal dua naik. Musimannya kan memang begitu. Tapi arus modal asing akan naik jadi CAD bisa terjaga," ujarnya saat ditemui di kawasan SCBD, Jakarta, Selasa (2/4/2019).

 Baca Juga: BI: Modal Asing Masuk ke Indonesia Capai Rp68 Triliun

Menurut Mirza, diperkirakan aliran modal asing yang masuk sekitar USD20-USD26 miliar. Dengan semakin banyaknya aliran modal asing yang masuk, maka CAD akan menyusut.

"2014 pada waktu itu selesai pemilu situasi global saat itu cukup baik, kita terima inflow USD26 miliar. Mudah-mudahan setelah pemilu nanti inflow yang masuk ke Indonesia jauh lebih bagus dari tahun lalu," katanya.

Mirza menjelaskan, ada beberapa hal mengapa optimis jika aliran modal asing yang masuk akan semakin besar. Alasan pertama Bank Sentral AS The Fed yang jinak dalam menaikkan suku bunga acuan.

 Baca Juga: Dana Asing Bakal 'Banjiri' RI di 2019, Ini Penjelasan Bos BI

Lalu yang kedua adalah mulai meredanya perang dagang antara Amerika Serikat dengan China. Saat ini sendiri, Amerika Serikat bersama China tengah melakukan perundingan secara insentif untuk menyelesaikan masalah ini.

"Mudah-mudahan CAD kita terkontrol. Keempat mudah-mudahan setelah pemilu juga ketidakpastian terkait politik sudah hilang. Jadi ya dana-dana bisa masuk ke Indonesia lebih baik lagi dan itu kita pantau terus," katanya.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini