JAKARTA – Harga emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange memperpanjang kenaikannya pada akhir perdagangan 9 April 2019, didorong oleh dolar AS yang semakin melemah.
Baca Juga: Harga Emas Antam Naik Rp500 Jadi Rp661.000/Gram
Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Juni naik USD6,40 atau 0,49% menjadi ditutup pada USD1.308,30 per ounce, dilansir dari Antarnews, Rabu (10/4/2019).
Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, turun 0,06% menjadi 97,00 pada pukul 17.24 GMT, tak lama sebelum penyelesaian perdagangan emas.

Ketika dolar AS melemah, emas yang dihargai dalam dolar AS biasanya akan naik, karena menjadi lebih murah bagi investor yang memegang mata uang lainnya. Dolar AS melemah terhadap rival-rival utamanya karena sentimen pasar tertekan oleh perkiraan suram tentang pertumbuhan global oleh Dana Moneter Internasional (IMF).
Jika ekuitas turun, investor akan terpikat pada emas yang dinilai sebagai salah satu aset safe haven, sehingga meningkatkan daya tarik untuk emas berjangka.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.