nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

May Day, Kapasitas Buruh Hadapi Industri 4.0 Harus Disuarakan

Retno Tri Wardani, Jurnalis · Rabu 01 Mei 2019 06:02 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 04 30 320 2049860 may-day-kapasitas-buruh-hadapi-industri-4-0-harus-disuarakan-OCaKlCbohq.jpg Buruh (Foto: Okezone)

JAKARTA - Memperingati Hari Buruh Sedunia yang jatuh setiap tanggal 1 Mei, berbagai tuntutan selalu disuarakan oleh pekerja di dunia, tidak terkecuali oleh pekerja Indonesia. Berbagai masalah, seperti kenaikan UMP, Masalah pengupahan, perlindungan sosial yang belum merata hingga sistem kerja outsourcing menjadi hal-hal yang rutin terdengar. Namun masih ada satu hal yang sering kali dilupakan, yaitu mengenai kewajiban pemberi kerja untuk meningkatkan kapasitas para pekerjanya. Peningkatan kapasitas pekerja seharusnya menjadi satu isu yang harus disuarakan para pekerja.

Baca Juga: Diperingati Tiap Tahun, Ini Semarak May Day 2018

Peneliti Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) Mercyta Jorsvinna Glorya mengatakan, untuk tetap bisa mengikuti perkembangan dunia industri, para pekerja harus meningkatkan kapasitasnya. Peningkatan kapasitas bisa dilakukan lewat pelatihan, kursus dan juga sertifikasi. Para pelaku industri wajib melaksanakan berbagai kegiatan terkait peningkatan kapasitas pekerjanya. Hasil dari peningkatan kapasitas pekerja memang belum tentu terlihat dalam waktu singkat. Namun dalam jangka panjang, mereka akan menjadi pekerja yang andal di bidangnya masing-masing.

“Para pemberi kerja atau pengusaha seharusnya dengan segera mengalokasikan anggarannya dalam kegiatan yang berhubungan dengan peningkatan kapasitas pekerja. Mereka juga yang akan mendapatkan manfaat kalau para pekerjanya terus up to date dengan berbagai hal yang terkait dengan kapasitasnya sebagai pekerja dan berhubungan dengan industri tempatnya bekerja,” ujar Mercyta dalam keterangannya, Rabu (1/5/2019).

Tolak Politik Adu Domba, Buruh Gelar Aksi Teatrikal 

Penguasaan teknologi, teknologi digital dan bahasa asing juga menjadi hal-hal yang mulai harus diperhatikan dan dilakukan oleh para pekerja. Seiring dengan globalisasi, penerapan teknologi dan penggunaan bahasa akan lebih cenderung mengikuti dunia internasional. Untuk itu, kemampuan berkomunikasi, terlebih dalam bahasa asing, menjadi syarat yang harus dipenuhi oleh para pekerja Indonesia.

Pencanangan Industry 4.0 oleh Presiden Joko Widodo harus direspons positif oleh dunia industri dan para pekerja. Tidak melulu menyuarakan hal-hal yang sudah sering didengar, para pekerja seharusnya juga aware terhadap edukasi dan yang seharusnya mereka dapatkan sebagai seorang pekerja. Para pengusaha juga sudah seharusnya merespons hal ini melalui penyediaan kegiatan untuk peningkatan kapasitas pekerja.

(kmj)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini