JAKARTA - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan bahwa Amerika Serikat (AS) telah mengambil alih cadangan minyak Venezuela. Langkah itu mencakup perekrutan perusahaan-perusahaan AS untuk menginvestasikan miliaran dolar guna memulihkan industri minyak negara tersebut yang kini hancur.
Menteri Luar Negeri Marco Rubio sedang menyusun detail terkait pengelolaan minyak Venezuela usai penangkapan Presiden Venezuela, Nicolas Maduro beserta istrinya.
Lantas seberapa besar kekayaan minyak Venezuela?
Menurut data Badan Informasi Energi AS (EIA), Venezuela memiliki cadangan minyak mentah mencapai 303 miliar barel atau sekitar seperlima dari total cadangan dunia.
Kekayaan sumber daya ini diprediksi akan menjadi poros utama bagi masa depan negara tersebut.
Meski dampak jangka pendek terhadap harga minyak masih sulit diprediksi karena pasar komoditas tutup pada akhir pekan, Trump menegaskan bahwa AS akan mengelola pemerintahan Venezuela untuk sementara waktu.
"Kami akan mengerahkan perusahaan-perusahaan minyak besar AS, yang terbesar di dunia untuk masuk, mengucurkan miliaran dolar, dan memperbaiki infrastruktur minyak yang rusak parah," ujar Trump dalam konferensi pers di Mar-a-Lago dikutip dari CNN Internasional. Venezuela memimpin dunia dengan cadangan minyak mentah terbukti sebesar 303 miliar barel, melampaui Arab Saudi dan mewakili hampir 20% cadangan global pada 2023.