nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

China Libas Amerika dalam Daftar Perusahaan Tbk Terbaik Dunia

Widi Agustian, Jurnalis · Kamis 16 Mei 2019 09:52 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 05 16 320 2056331 china-libas-amerika-dalam-daftar-perusahaan-tbk-terbaik-dunia-HDyMdANNfx.jpg Ilustrasi: Foto Shutterstock

JAKARTA - Perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan China tengah memanas. Ekonomi dunia pun ikut bergolak merespons setiap perkembangan dari war trade ini.

Persaingan antara AS dan China tidak hanya tergambar dari sisi perang dagang tersebut. Persaingan dari sisi perkembangan perusahaan dari dua negara itu pun menjadi sisi yang menarik untuk diamati.

Dalam Global 2000 The World Largest Public Companies yang dirilis Forbes, Kamis (16/5/2019), terpetakan bagaimana persaingan antara emiten andalan AS dan China saling berebut pengaruh.

 Baca Juga: 6 Perusahaan RI Masuk Daftar Terbaik Dunia, Ini Daftarnya!

Global 2000 merupakan daftar yang berisi 2.000 perusahaan terbaik yang sahamnya sudah tercatat di bursa efek. Sebanyak 2.000 perusahaan dari 61 negara masuk dalam daftar ini.

Pada tahun ini, AS menyumbangkan nama sebanyak 575 perusahaan. Sementara China dan Hong Kong di posisi selanjutnya, yakni dengan 309 perusahaan. Lalu Jepang dengan 223 perusahaan.

Padahal, dalam daftar Global 2000 pertama kali, yakni pada 2003, AS mencatatkan sebanyak 776 perusahaan, sementara China dan Hong Kong hanya 43 perusahaan.

 Baca Juga: Daftar 10 Perusahaan Terbesar di Dunia, Nomor 1 dari China

Posisi China dalam daftar ini tampak lebih mendominasi ketimbang AS. Bahkan, perusahaan asal China, Industrial and Commercial Bank of China (ICBC) telah berada di puncak daftar ini selama 7 tahun berturut-turut. Aset bank milik pemerintah China tembus USD4 triliun.

Dari 10 besar daftar ini, China menyumbang lima perusahaan, antara lain ICBC, China Construction Bank, Agricultural Bank of China, Ping An Insurance Group dan Bank of China.

Sementara AS hanya diwakili 4 perusahaan, antara lain JP Morgan Chase, Bank of America, Apple dan Wells Fargo.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini